Bisnis dan Teknologi

Dukung Mobilisasi ke Tanah Gayo, Menko Muhaimin Resmikan Kembali Rute Kualanamu–Rembele

201
×

Dukung Mobilisasi ke Tanah Gayo, Menko Muhaimin Resmikan Kembali Rute Kualanamu–Rembele

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar meresmikan kembali rute penerbangan Kualanamu–Rembele yang dilayani maskapai Wings Air.

Penerbangan ini beroperasi setiap hari untuk mendukung mobilisasi masyarakat dan distribusi bantuan bencana ke wilayah Aceh.

Peresmian dilakukan di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Senin, 15 Desember 2025.

Muhaimin mengatakan reaktivasi rute tersebut diperlukan untuk mempercepat penanganan tanggap darurat dan pascabencana, khususnya di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues yang terdampak banjir dan longsor.

“Pascabencana yang begitu besar membuat kebutuhan transportasi udara dan logistik menjadi sangat vital,” kata Muhaimin.

Ia menyebut penerbangan Kualanamu–Rembele dapat mempercepat penyaluran bantuan sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat di kawasan pegunungan Aceh.

Menurut Muhaimin, pembukaan kembali rute tersebut dilakukan setelah ia berkomunikasi langsung dengan pemilik Lion Air Group, Rusdi Kirana. Awalnya, maskapai berencana membuka penerbangan tiga kali seminggu.

Namun, pemerintah mendorong agar penerbangan dilakukan setiap hari karena kebutuhan yang mendesak.

Rute Kualanamu–Rembele dilayani menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 penumpang. Jadwal penerbangan dari Kualanamu ke Rembele berlangsung pukul 08.40–09.40 WIB, sedangkan penerbangan sebaliknya pukul 10.00–11.00 WIB.

Muhaimin turut menjadi salah satu penumpang pada penerbangan perdana menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah.

Ia dijadwalkan meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana dan menyalurkan bantuan. Setelah itu, Muhaimin melanjutkan perjalanan ke Aceh Tamiang.

Peresmian penerbangan tersebut juga dihadiri Presiden Direktur Lion Air, Daniel Putut Kuncoro Adi. Pemerintah berharap operasional harian rute ini dapat berlangsung berkelanjutan untuk mendukung pemulihan dan pemberdayaan masyarakat pascabencana di Aceh.(Abdul Jalil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *