Religi

Itqanul Amal: Ketika Kualitas Kerja Menjadi Jalan Meraih Cinta Allah

91
×

Itqanul Amal: Ketika Kualitas Kerja Menjadi Jalan Meraih Cinta Allah

Sebarkan artikel ini

oleh: Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A.

TERITORIAL24.COM,MEDAN-Dalam kehidupan, setiap manusia memiliki amanah yang harus ditunaikan. Ada yang mengemban amanah sebagai pemimpin, guru, pegawai, pedagang, pengusaha, mahasiswa, petani, pekerja, maupun sebagai orang tua dan anggota masyarakat.

Setiap amanah tersebut menuntut tanggung jawab. Islam tidak mengajarkan umatnya untuk bekerja secara serampangan atau sekadar menggugurkan kewajiban.

Sebaliknya, seorang Muslim dituntut untuk menghadirkan kualitas, kesungguhan, ketelitian, dan kejujuran dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.

Inilah salah satu pesan penting dalam konsep itqanul amal.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ أَحَدَكُمْ إِذَا عَمِلَ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ»

«“Sesungguhnya Allah mencintai salah seorang di antara kalian apabila ia mengerjakan suatu pekerjaan, maka ia melakukannya dengan itqan.”»(HR. Thabrani dan Baihaqi; dihasankan Al-Albani)

Hadits ini mengandung pesan yang sangat kuat: kualitas pekerjaan memiliki hubungan dengan kecintaan Allah SWT.

Dengan kata lain, pekerjaan yang dilakukan secara profesional, amanah, sungguh-sungguh, dan bertanggung jawab tidak semata-mata menghasilkan manfaat duniawi, tetapi dapat menjadi bagian dari perjalanan seorang hamba menuju keridhaan Allah.

Ketika Allah Mencintai Sebuah Pekerjaan

Kata yang sangat menarik dalam hadits tersebut adalah يُحِبُّ — yuhibbu, yang berarti mencintai.

Allah SWT mencintai seorang hamba yang ketika mengerjakan suatu pekerjaan, ia berusaha melakukannya dengan itqan.

Ini menunjukkan betapa tinggi kedudukan kualitas dalam Islam.

Seorang Muslim tidak cukup hanya bertanya, “Apakah pekerjaan saya sudah selesai?”

Ia juga perlu bertanya:

“Apakah pekerjaan ini sudah saya lakukan dengan benar?”

“Apakah saya sudah memberikan kemampuan terbaik?”

“Apakah pekerjaan ini dilakukan dengan jujur dan amanah?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membentuk pribadi yang tidak mudah puas dengan pekerjaan yang sekadar selesai, tetapi selalu berusaha meningkatkan kualitas.

Apa Makna Itqan?

Secara bahasa, itqan berarti melakukan sesuatu secara kokoh, rapi, tepat, sempurna, dan bersungguh-sungguh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *