TERITORIAL24.COM, TAPANULI TENGAH — Akses jalan menuju Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, kembali normal setelah aliran Sungai Aek Godang dan Sungai Sigotom dibersihkan dari sumbatan kayu dan material longsor. Pembersihan membuat air sungai tidak lagi meluap ke badan jalan.
Kecamatan Tukka sebelumnya menjadi salah satu wilayah terdampak parah banjir dan longsor.
Jalan utama sempat berubah menjadi aliran sungai sehingga menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, yang pada 2 Desember 2025 meninjau lokasi dan menyalurkan bantuan.
Pembersihan sungai dilakukan dengan menggunakan alat berat dan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.
“Aliran sungai sudah mulai lancar dan air tidak lagi naik ke jalan. Kendaraan sudah bisa melintas,” kata Adian Siregar, warga Kelurahan Tukka, Jumat, 19 Desember 2025.
Membaiknya akses jalan mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak. Namun, sejumlah warga menyebut ketersediaan air bersih masih terbatas.
Menurut Adian, bantuan toren air telah ditempatkan di hampir setiap dusun, tetapi belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan warga.
Warga Dusun Gotom, Marlina, mengatakan alat berat juga digunakan untuk membersihkan lingkungan permukiman.
“Gang-gang sedang dikeruk agar sisa lumpur bisa dipindahkan. Kami berharap jumlah alat berat ditambah supaya pembersihan lebih cepat,” ujarnya.(Anggi)












