Kota Medan

Realisasi Investasi Medan Capai Rp14,5 Triliun, Wali Kota Tekankan Dampak Nyata bagi Ekonomi

319
×

Realisasi Investasi Medan Capai Rp14,5 Triliun, Wali Kota Tekankan Dampak Nyata bagi Ekonomi

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Realisasi investasi di Kota Medan sepanjang 2025 mencapai Rp14,5 triliun, hampir dua kali lipat dari target awal sebesar Rp7,6 triliun.

Meski capaian ini patut diapresiasi, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya memastikan investasi memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Hotel Arya Duta, Rabu (21/1/2026).

“Ini tentu patut disyukuri, tetapi pertanyaan pentingnya adalah apakah investasi yang masuk benar-benar menggerakkan ekonomi dan menciptakan multiplier effect bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rico, sektor investasi terbesar di Medan berasal dari transportasi dan pergudangan, disusul perumahan dan properti, perdagangan, reparasi, hotel dan restoran, serta industri kuliner.

Ia menekankan penguatan identitas kota sebagai pusat perdagangan dan kuliner harus diikuti dengan kebijakan investasi yang tepat.

“Penguatan iklim perdagangan dari hulu ke hilir, termasuk hilirisasi, menjadi kunci agar investasi memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga,” kata Rico.

Ia menambahkan, arahan Presiden Prabowo Subianto mendorong pertumbuhan ekonomi kota agar lebih masif melalui perencanaan yang kuat dan strategi adaptif terhadap dinamika nasional dan global.

Meskipun realisasi investasi tinggi, Rico menegaskan Kota Medan tidak boleh berpuas diri.

Tahun 2026–2027 menjadi fase krusial untuk memastikan investasi mendorong industrialisasi dan penciptaan produk unggulan.

“Kita harus jelas produknya apa, arah industrinya ke mana. Ini yang perlu kita siapkan bersama,” tegasnya.

Rico menekankan keberhasilan investasi bergantung pada koordinasi lintas OPD dan stakeholder, mulai dari perizinan, tata ruang, lingkungan hidup, hingga keamanan.

Ia meminta agar tidak ada hambatan birokrasi, termasuk pada Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dan menutup celah praktik yang merugikan investor.

Plt Kepala Dinas PMPTSP Kota Medan, Azmi, menjelaskan lima sektor dengan realisasi investasi terbesar, yakni transportasi, pergudangan, telekomunikasi; perumahan, kawasan industri, dan perkantoran; perdagangan dan reparasi; hotel dan restoran; serta industri makanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *