Kota Medan

Pansus Aset Daerah Desak Seluruh Ruas Jalan di Medan Disertifikatkan

77
×

Pansus Aset Daerah Desak Seluruh Ruas Jalan di Medan Disertifikatkan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Panitia Khusus (Pansus) Aset Daerah DPRD Medan mendesak Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) segera mengurus sertifikasi seluruh fasilitas umum berupa ruas jalan di Kota Medan.

Ketua Pansus Aset Daerah DPRD Medan, Robi Barus SE, menegaskan sertifikat menjadi bukti sah kepemilikan aset pemerintah daerah sehingga penting untuk mencegah aset berpindah tangan ke pihak ketiga.

“Bukti sertifikat sangat penting guna menghindari aset berpindah tangan kepada pihak ketiga. Selain itu, menjadi tanggung jawab penuh Pemko Medan untuk memelihara dan mengelola aset,” ujar Robi Barus saat rapat pembahasan aset bersama Dinas SDABMBK Kota Medan, Bagian Hukum Pemko Medan dan BPKAD Pemko Medan.

Rapat tersebut turut dihadiri anggota Pansus lainnya, yakni Renville P Napitupulu, Margaret MS, Kasman Marasakti Lubis dan Muslim Harahap.

Dalam rapat itu, Robi meminta seluruh ruas jalan dan gang di Kota Medan memiliki sertifikat serta nama jalan yang jelas. Ia juga meminta data aset bermasalah beserta progres penyelesaiannya.

“Kita juga perlu tahu ada berapa aset yang bermasalah dan bagaimana prosesnya saat ini,” katanya.

Robi menambahkan, penyelamatan aset yang berada di bawah pengelolaan Dinas SDABMBK membutuhkan komitmen serius dari pemerintah daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi memaparkan, saat ini terdapat sekitar 3.200 ruas jalan di Kota Medan. Namun, baru sekitar 800 ruas jalan yang telah memiliki sertifikat.

Menurutnya, pada tahun 2026 pihaknya kembali mengusulkan 300 ruas jalan untuk disertifikatkan melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Setiap tahun hanya bisa sekitar 300 ruas jalan yang diurus,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota Pansus Margaret MS meminta Dinas SDABMBK lebih maksimal memelihara fasilitas umum berupa jalan di sejumlah kawasan perumahan, seperti Cingwan Podomoro, Komplek BTN TNI AL, dan Martubung Asri.

Margaret menyebut, pihak pengembang telah menyerahkan fasilitas umum kepada Pemko Medan sejak tiga tahun lalu, namun hingga kini perbaikan jalan dinilai belum maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *