TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI – Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) 2 Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, kini jadi buah bibir. Bukan karena prestasi, tapi karena dugaan “rem mendadak” terhadap bantuan sosial untuk warga.
Sejumlah warga mengaku tak menerima bantuan beras dan minyak goreng, padahal nama mereka tercatat sebagai penerima resmi.
Kondisi ini memantik tanda tanya besar: bantuan ada, data ada, tapi barang tak sampai—di mana putusnya?
Informasi yang dihimpun menyebutkan, bantuan tersebut berasal dari pemerintah melalui skema penyaluran resmi dan mengacu pada data penerima yang telah diverifikasi. Namun di lapangan, realitasnya tak seindah di atas kertas.
Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak pernah menerima undangan pengambilan bantuan, meski mereka masuk dalam daftar penerima berdasarkan kategori desil.
“Nama kami ada, tapi tidak pernah dipanggil. Tiba-tiba bantuan sudah habis,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa.
Situasi ini memunculkan dugaan bahwa penyaluran bantuan tidak berjalan objektif.
Bahkan, beredar informasi adanya faktor non-teknis yang ikut memengaruhi, termasuk dugaan persoalan pribadi antara oknum kepala lingkungan dan warga.
Jika benar, ini bukan sekadar kelalaian administratif—ini soal integritas.
Pihak Kecamatan: Prosedur Sudah Sesuai
Camat Rambutan, Hersan Koto, menegaskan bahwa proses penyaluran bantuan telah dilakukan sesuai mekanisme.
Bantuan disalurkan berdasarkan data resmi, lalu didistribusikan melalui perangkat kelurahan hingga ke kepala lingkungan.
“Kami menyalurkan bantuan sesuai data yang ada. Dari situ diteruskan ke kelurahan dan disampaikan ke masyarakat melalui kepala lingkungan,” jelasnya.
Pernyataan ini justru mempertegas satu hal: jika prosedur di atas berjalan, maka potensi masalah diduga terjadi di level distribusi paling bawah.
Wali Kota Tegas: Bantuan Bukan Untuk Dipilah-pilah
Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, sebelumnya telah menekankan bahwa bantuan sosial harus tepat sasaran dan tidak boleh melenceng dari data resmi.












