Peristiwa

Balita Ditemukan di SPBU Hutalombang, Polisi Berhasil Pertemukan dengan Orang Tua

196
×

Balita Ditemukan di SPBU Hutalombang, Polisi Berhasil Pertemukan dengan Orang Tua

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, PADANG LAWAS — Seorang balita perempuan yang sempat ditemukan tanpa pendamping di area SPBU Hutalombang, Kabupaten Padang Lawas, akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya dalam kondisi aman.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat pagi, 27 Maret 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang karyawan SPBU menemukan balita itu berada di lokasi tanpa pengawasan.

Saat ditemukan, anak tersebut mengenakan kaos dan rok berwarna biru serta tidak memakai alas kaki.

Menindaklanjuti temuan itu, balita tersebut kemudian dibawa ke Polres Padang Lawas sekitar pukul 08.00 WIB untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut.

Sat Reskrim Polres Padang Lawas segera bergerak cepat dengan melakukan koordinasi bersama sejumlah instansi terkait guna memastikan keselamatan anak serta mempercepat proses identifikasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, orang tua balita datang ke Polres Padang Lawas setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan anaknya.

Setelah melalui proses verifikasi identitas dan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk lembaga perlindungan perempuan dan anak, dinas sosial, serta pekerja sosial, balita tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada keluarganya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus, Sabtu (28/3/2026), menyampaikan bahwa proses penyerahan berlangsung di ruang Sat Reskrim pada pukul 11.00 WIB dengan aman dan lancar.

“Seluruh pihak memastikan kondisi anak dalam keadaan baik serta proses penyerahan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan bantuan kepada keluarga dengan memfasilitasi perjalanan menuju Kota Pekanbaru sesuai permintaan orang tua, untuk melanjutkan perjalanan ke tempat kerabat.

Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, serta sinergi antara aparat keamanan dan instansi terkait dalam memastikan keselamatan anak dan penanganan yang cepat dan tepat.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *