Peristiwa

Tiga Hari Menyusuri Arus Sungai Ular, Remaja Perbaungan Ditemukan Tak Bernyawa

247
×

Tiga Hari Menyusuri Arus Sungai Ular, Remaja Perbaungan Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Pagi baru saja menyingsing di pesisir Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu, 5 Juli 2026.

Dua nelayan, Tono (60) dan Syaiful (60), bersiap melaut mencari udang. Di antara riak ombak yang tenang, perhatian mereka tertuju pada sesosok tubuh yang mengapung di bibir pantai Dusun XI, Desa Kota Pari.

Temuan itu segera dilaporkan kepada aparat desa. Informasi kemudian diteruskan kepada personel Polsek Pantai Cermin dan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sumatera Utara.

Tak lama kemudian, keluarga korban tiba di lokasi dan memastikan identitas jasad tersebut.

Korban adalah D Y, 15 tahun, warga Dusun III, Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular sejak Jumat petang, 3 Juli 2026.

Selama tiga hari, pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Ular hingga ke muara. Harapan keluarga agar remaja itu ditemukan dalam keadaan selamat akhirnya pupus ketika jasadnya ditemukan telah terbawa arus hingga ke kawasan pesisir.

Peristiwa bermula pada Jumat sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu D Y bersama enam rekannya mandi di aliran Sungai Ular, tepat di bawah jembatan rel kereta api di kawasan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Menurut keterangan kepolisian, korban tiba-tiba terseret arus yang deras.

Rekan-rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan. Mereka mencoba meraih tubuh korban, bahkan sempat memegang rambutnya.

Namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan itu gagal. Dalam hitungan detik, korban menghilang di bawah permukaan air.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, mengatakan pihak keluarga telah memastikan identitas korban setelah tiba di lokasi penemuan.

“Perwakilan keluarga telah mengonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan merupakan D Y, korban yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ular pada Jumat lalu,” ujar Bringin Jaya.

Setelah dievakuasi bersama Tim SAR, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sawit Indah untuk pemeriksaan luar atau Visum et Repertum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *