Peristiwa

Tiga Hari Menyusuri Arus Sungai Ular, Remaja Perbaungan Ditemukan Tak Bernyawa

250
×

Tiga Hari Menyusuri Arus Sungai Ular, Remaja Perbaungan Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

Keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko aktivitas di sungai, terutama pada musim ketika kondisi cuaca sulit diprediksi.

Perubahan debit air dan arus yang terjadi secara tiba-tiba kerap menjadi ancaman bagi warga yang beraktivitas di kawasan perairan.

Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sungai tanpa pendampingan.

Menurut Bringin Jaya, kewaspadaan menjadi faktor penting mengingat potensi arus deras dan luapan air dapat terjadi sewaktu-waktu.

Bagi keluarga D Y, pencarian selama tiga hari itu telah berakhir. Namun, peristiwa yang merenggut nyawa seorang remaja di Sungai Ular kembali menjadi pengingat bahwa sungai yang tampak tenang dapat berubah menjadi ancaman ketika keselamatan diabaikan dan kondisi alam berubah tanpa peringatan.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *