TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG- Kabar menggembirakan datang dari Tulungagung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung resmi menggulirkan bantuan pangan (banpang) alokasi Februari–Maret 2026 secara serentak.
Program ini menyasar 149.572 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat hingga tingkat desa.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turun langsung meninjau proses distribusi di Balai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Rabu (8/4).
Dalam kesempatan tersebut, ia memastikan bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan, sehingga setiap KPM menerima dalam jumlah lebih besar dari biasanya.
“Penyaluran hari ini mencakup dua bulan sekaligus. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya saat di lokasi.
Distribusi bantuan yang melibatkan Perum Bulog ini mencatat volume logistik yang besar, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan daerah. Di Kecamatan Besuki sendiri, sebanyak 4.191 KPM menjadi penerima manfaat.
Khusus di titik Balai Desa Keboireng, penyaluran telah rampung di empat desa, yakni:
Desa Keboireng: 385 KPM (7.700 kg beras / 1.540 liter minyak)
Desa Wateskroyo: 254 KPM (5.080 kg beras / 1.016 liter minyak)
Desa Tulungrejo: 220 KPM (4.400 kg beras / 880 liter minyak)
Desa Sedayugunung: 208 KPM (4.160 kg beras / 832 liter minyak)
Meski data penerima telah diverifikasi oleh Dinas Sosial, Bupati menegaskan bahwa pengawasan tetap menjadi fokus utama.
Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidaktepatan sasaran.
“Data ini bersifat dinamis. Jika ada ketidaksesuaian, silakan laporkan, pasti akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Program cadangan pangan pemerintah ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar lokal.
Dengan penyaluran yang merata dan pengawasan ketat, Pemkab Tulungagung optimistis kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat di tengah tantangan ekonomi.(didik)












