TERITORIAL24.COM, NGAWI – Bolone Mase Indonesia Kabupaten Ngawi menggelar Konsolidasi Organisasi pada Sabtu (13/6/2026) di Kedai Dutaku, Ngawi.
Kegiatan yang dihadiri kalangan pemuda, tokoh masyarakat, serta pengurus organisasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyatukan langkah dalam mengawal berbagai program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Konsolidasi tersebut dihadiri Koordinator Wilayah (Korwil) Bolone Mase Indonesia Jawa Timur, Majid Widigdo, Koordinator Daerah (Korda) Kabupaten Ngawi, Gus Edi, serta tokoh seni dan budaya, Dalang Poer.
Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun organisasi yang semakin kuat, responsif, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam forum yang berlangsung penuh semangat kebersamaan itu, peserta membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari konsolidasi organisasi se-Kabupaten Ngawi, penguatan program kerja, evaluasi program triwulanan, hingga persiapan konsolidasi berjenjang di tingkat kabupaten, kecamatan, dan ranting. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh struktur organisasi bergerak dalam satu visi dan arah perjuangan yang sama.
Korwil Bolone Mase Indonesia Jawa Timur, Majid Widigdo, menegaskan bahwa organisasi relawan harus mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
Menurutnya, relawan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga harus hadir sebagai kekuatan sosial yang aktif mengawal pembangunan dan menjaga persatuan bangsa.
“Bolone Mase Indonesia harus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang turut mengawal, menyukseskan, sekaligus mengabarkan berbagai hal positif terkait program-program pemerintah.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kita juga harus hadir untuk melawan narasi hoaks dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan bangsa,” tegas Majid.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan politik global.












