TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2026 di Kota Tanjungbalai berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut digelar di pendopo rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, Jumat (1/5/2026).
Momentum ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam menjaga harmoni serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan elemen pekerja.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, mengucapkan selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh buruh dan pekerja di daerahnya. Ia berharap peringatan May Day tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga pengingat pentingnya penghormatan dan perlindungan terhadap hak-hak buruh.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh dan pekerja di Kota Tanjungbalai,” ujar Mahyaruddin.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus berupaya membuka lapangan kerja baru, menjamin hak-hak buruh sesuai peraturan perundang-undangan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pendidikan.
Mahyaruddin juga menyebutkan sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan, di antaranya inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan swasta guna memastikan pemenuhan hak pekerja, termasuk pemberian upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Tanjungbalai sebesar Rp3.490.000 per bulan serta jaminan kesehatan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan tenaga kerja lokal sebesar 50–80 persen dan penyediaan kuota bagi pekerja disabilitas sebesar 1 persen sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Pengawasan terhadap perusahaan juga terus dilakukan, termasuk dalam hal kelengkapan administrasi dan pengelolaan lingkungan seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja.
Di sisi lain, Pemko Tanjungbalai juga mendorong investasi yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja. Salah satunya melalui program makan bergizi gratis yang telah menghadirkan 35 dapur SPPG di seluruh kota dengan potensi penyerapan sekitar 1.750 tenaga kerja.












