TERITORIAL24.COM, MEDAN — Kondisi PUD Pembangunan Kota Medan yang disebut nyaris kolaps mendapat sorotan dari kalangan DPRD Kota Medan.
Perusahaan milik daerah itu dinilai membutuhkan langkah cepat dan inovatif agar dapat bertahan sekaligus kembali memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Godfried Effendy Lubis, mengingatkan jajaran direksi perusahaan agar tidak pasif menghadapi kondisi keuangan perusahaan yang terus tertekan.
“Kita prihatin dengan kondisi perusahaan yang nyaris kolaps. Bahkan untuk membayar gaji karyawan saja sudah megap-megap,” kata Godfried kepada wartawan, Senin, 11 Mei 2026.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia itu mengatakan masa kepemimpinan direksi yang baru saat ini menjadi momentum penting untuk menyelamatkan perusahaan.
Menurutnya, jajaran direksi harus mampu menghadirkan terobosan baru setelah dalam beberapa tahun terakhir perusahaan daerah tersebut terus mengalami kerugian.
Godfried menyebut nasib perusahaan kini berada di tangan Direktur Utama Karya Septianus Bate’e beserta jajaran manajemen yang baru dilantik.
Ia menilai periode kepemimpinan saat ini bisa menjadi kesempatan terakhir untuk membenahi perusahaan sebelum kondisinya semakin memburuk.
Menurutnya, sejumlah unit usaha yang dimiliki PUD Pembangunan masih memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara profesional. Salah satunya adalah Medan Zoo yang dinilai masih dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga menggunakan skema bagi hasil.
Selain Medan Zoo, Godfried juga menyoroti kondisi Kolam Renang Deli dan gelanggang remaja di kawasan Jalan Sutomo Ujung yang dinilai memprihatinkan.
Padahal, menurut dia, kedua aset tersebut berada di lokasi strategis dan berpotensi mendatangkan keuntungan apabila dikelola secara optimal.
“Lokasi kedua unit usaha itu sebenarnya sangat strategis. Kalau dikelola profesional, bisa menghasilkan profit yang cukup besar,” ujarnya.
Ia meminta pemerintah kota segera melakukan rehabilitasi terhadap Kolam Renang Deli agar fasilitas tersebut kembali berfungsi dan menarik minat masyarakat.












