TERITORIAL24.COM, MEDAN – Komisi I DPRD Medan mengusulkan agar Pemko Medan menambah jumlah Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
Mesin ADM memungkinkan warga untuk mencetak dokumen kependudukan secara mandiri, cepat, dan gratis, tanpa perlu antre panjang atau khawatir dengan praktik calo dan pungutan liar.
Usulan ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1, Reza Pahlevi Lubis, bersama Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan, Baginda P. Siregar, Selasa (11/2/2025).
“Pak Kadis, kalau bisa mesin ADM itu ditambah lagi. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu mengantri terlalu panjang,” ujar Reza Pahlevi Lubis.
Wakil Ketua Komisi I, Muslim Harahap, juga menambahkan bahwa pihaknya sering menerima pengaduan terkait pelayanan administrasi, terutama terkait kekosongan blanko e-KTP yang belakangan ini menjadi keluhan masyarakat. “Kami ingin tahu penyebab kosongnya blanko e-KTP,” kata Muslim.
Menanggapi hal tersebut, Kadisdukcapil Medan, Baginda P. Siregar, menjelaskan bahwa kekosongan blanko e-KTP disebabkan oleh keterbatasan pasokan dari pemerintah pusat.
Sementara itu, untuk dokumen kependudukan lainnya, semua kecamatan di Medan sudah dapat mencetaknya menggunakan mesin ADM, kecuali untuk e-KTP, yang hanya tersedia di beberapa kecamatan.
“Begitu kami akan coba mengusulkannya ke pusat,” kata Baginda Siregar.
Selain itu, Baginda juga menginformasikan bahwa Disdukcapil Medan telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempromosikan penggunaan Kartu Identitas Anak (KIA), yang dapat memberikan potongan harga atau tiket masuk ke tempat-tempat seperti museum, kolam renang, dan Gramedia bagi pemegang KIA.
Di akhir pembahasan, Komisi 1 DPRD Medan memberikan apresiasi terhadap kinerja dan inovasi digital yang telah dilakukan oleh Disdukcapil Medan dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Mereka berharap pelayanan tersebut dapat semakin optimal sehingga hak-hak administratif masyarakat Kota Medan dapat terpenuhi dengan baik.(Anggi)












