Tebing Tinggi - Batu Bara

Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan Perlintasan Kereta Api, Tambah Petugas dan Benahi Infrastruktur

68
×

Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan Perlintasan Kereta Api, Tambah Petugas dan Benahi Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Pemerintah daerah menyiapkan langkah strategis melalui penguatan regulasi, penambahan personel penjaga, pembangunan pos jaga, serta edukasi masyarakat guna menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pemantapan Petugas Perlintasan Kereta Api di Aula Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi, Rabu (3/6/2026)(foto: Diskominfo Tebing Tinggi)

TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan keselamatan masyarakat di perlintasan sebidang kereta api melalui penguatan regulasi, pembenahan infrastruktur, serta pendekatan sosial guna menekan risiko kecelakaan.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pemantapan Petugas Perlintasan Kereta Api di Aula Dinas Perhubungan Kota Tebing Tinggi, Rabu (3/6/2026).

“Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan hanya pembahasan regulasi, tetapi tindak lanjut nyata untuk meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api,” tegas Erwin.

Dalam rapat tersebut, Pemko Tebing Tinggi merumuskan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan kereta api.

Dari aspek regulasi, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Balai Teknik Perkeretaapian guna memperjelas tindak lanjut pengelolaan perlintasan sebidang yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Selain itu, Pemko juga akan mendorong pembangunan pos penjagaan di sejumlah titik perlintasan yang masih membutuhkan fasilitas pendukung keselamatan.

Pada aspek infrastruktur dan sumber daya manusia, Pemko saat ini telah menempatkan petugas penjaga di tujuh titik perlintasan sebidang.

Untuk mengatasi keterbatasan personel, pemerintah akan menambah jumlah petugas sehingga setiap titik memiliki dua penjaga yang dapat bertugas secara bergantian.

“Kami akan menugaskan BKPSDM untuk menambah personel sehingga setiap titik perlintasan memiliki petugas cadangan. Ini penting agar pengawasan tetap berjalan apabila salah satu petugas berhalangan,” ujar Erwin.

Selain penguatan personel, Pemko akan menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kementerian, dunia usaha, sektor perbankan, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), guna membantu penyediaan perlengkapan keselamatan bagi petugas dan relawan, seperti seragam, rompi reflektif, dan fasilitas pendukung lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *