Hukum & Kriminal

Selfie Net Dirampok, Pelaku Santai Masuk Bawa Pisau, Warga Ramai-Ramai Mengejar tapi Malah Kehilangan Jejak

80
×

Selfie Net Dirampok, Pelaku Santai Masuk Bawa Pisau, Warga Ramai-Ramai Mengejar tapi Malah Kehilangan Jejak

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Kalau mendengar nama Selfie Net, orang mungkin mengira tempat buat cetak foto, main gim, atau sekadar numpang internet. Tapi pada Rabu (24/6/2026) malam, tempat itu justru menjadi lokasi aksi yang bikin siapa pun merinding.

Sekitar pukul 21.00 WIB, seorang pria tak dikenal masuk ke usaha warnet, fotokopi, sekaligus Agen BRI Link Selfie Net di Dusun VI, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Bukan datang untuk print tugas atau tarik tunai, melainkan membawa pisau.

Menurut keterangan yang dihimpun polisi, pelaku langsung mengincar tempat penyimpanan uang. Seorang pekerja diancam menggunakan senjata tajam agar tidak melawan. Setelah berhasil mengambil uang tunai dari dalam laci, pelaku buru-buru kabur.

Aksi itu bahkan sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di lokasi. Namun, meski wajah dan gerak-geriknya terekam, pelaku tetap berhasil meloloskan diri.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak. Mereka mencoba mengejar pelaku hingga ke arah Kota Tebing Tinggi. Sayangnya, begitu sampai di kawasan Simpang Belidaan, Sei Rampah, jejak pelaku hilang begitu saja.

“Yang dibawa segepok uang, tapi kami belum tahu jumlah pastinya karena anak saya selaku pemilik masih di rumah saat kejadian. Malam itu juga kami langsung membuat laporan ke Polres Sergai,” ujar Atik, orang tua korban.

Keesokan harinya, Kamis (25/6), personel Satreskrim Polres Serdang Bedagai bersama tim INAFIS dan Samapta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Mereka mengumpulkan bukti-bukti sekaligus meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, mewakili Kasat Reskrim AKP Binrod Situngkir, membenarkan adanya dugaan perampokan tersebut. Polisi kini masih memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui.

“Benar, personel gabungan dari fungsi Reskrim, INAFIS, dan Samapta telah turun ke lokasi untuk melakukan cek TKP awal. Kami mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi sekitar guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *