Sumatera Utara

Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Jalan dan Jembatan, Puluhan Proyek Infrastruktur Mulai Berjalan

86
×

Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Jalan dan Jembatan, Puluhan Proyek Infrastruktur Mulai Berjalan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur pada 2026.

Sejumlah proyek jalan, jembatan, hingga penanganan pascabencana yang masuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Proyek Strategis Daerah (PSD) kini telah memasuki tahap pelaksanaan.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh proyek dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan data per 10 Juli 2026, sudah ada 41 kegiatan yang memasuki tahap progres fisik. Terdiri atas tujuh kegiatan Proyek Strategis Daerah dan selebihnya merupakan Program Hasil Terbaik Cepat,” ujar Chandra, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, proyek yang sedang berjalan meliputi peningkatan struktur jalan provinsi, pembangunan turap, talud, bronjong, pembukaan dan penimbunan jalan, rehabilitasi serta pemeliharaan berkala jalan provinsi, peningkatan kapasitas jalan, hingga pembangunan jembatan.

Pekerjaan tersebut tersebar di berbagai daerah, antara lain Kabupaten Padang Lawas Utara, Asahan, Batu Bara, Gunungsitoli, Nias Barat, Nias Utara, Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Simalungun, Karo, Tapanuli Selatan, Pakpak Bharat, Sibolga, Tapanuli Tengah, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Mandailing Natal, Toba, Kota Medan, dan Deli Serdang.

Selain proyek yang telah berjalan, terdapat 14 kegiatan yang sudah memasuki tahap kontrak. Proyek tersebut mencakup PHTC, PSD, serta pembangunan jembatan baru pada ruas Simpang Tiga Namu Unggas–Tangkahan di Kabupaten Langkat sebagai bagian dari penanganan bencana.

Sementara itu, sebanyak 13 kegiatan lainnya masih berada dalam proses tender.

Di antaranya pembangunan turap, talud, dan bronjong pada ruas Kuala–Simpang Marike di Kabupaten Langkat pascabencana, serta sejumlah proyek yang dibiayai melalui Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Pemprov Sumut juga mencatat lima kegiatan PSD masih dalam tahap penyusunan dan pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP). Seluruh proyek tersebut berada di wilayah Nias Barat dan Nias Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *