Sumatera Utara

Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II Pemprov Sumut, Tekankan Program Pendongkrak Ekonomi

95
×

Bobby Nasution Lantik 8 Pejabat Eselon II Pemprov Sumut, Tekankan Program Pendongkrak Ekonomi

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Bobby meminta agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menghadirkan program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (13/7/2026).

Delapan pejabat yang dilantik terdiri atas Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Yuliani Siregar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Parlindungan Pane sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam, Ady Putra Parlaungan sebagai Kepala Dinas Sosial, Sabar Jaya sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Abu Kosim sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta Ade Sofianita sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menilai sejumlah OPD memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, dinas seperti Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, hingga Dinas Kelautan dan Perikanan harus mampu melahirkan program yang memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Bangun program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bobby.

Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, Bobby juga meminta seluruh OPD terus melakukan inovasi dan transformasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi pelayanan publik.

Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

“Saya juga meminta seluruh OPD terus bertransformasi, termasuk melalui digitalisasi pelayanan, sehingga pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *