NasionalReligi

Lantik Pembina BPI, Hay-Falah IIBS Riau Siapkan Santri Jadi Ulama Penggerak Berwawasan Global

152
×

Lantik Pembina BPI, Hay-Falah IIBS Riau Siapkan Santri Jadi Ulama Penggerak Berwawasan Global

Sebarkan artikel ini
Suasana Pelantikan Pembina Bina Pribadi Islami (BPI) dan Kuliah Umum di Hay-Falah International Islamic Boarding School (IIBS) Riau, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan karakter tarbiyah untuk membentuk santri sebagai ulama penggerak yang berwawasan global. (Foto: Istimewa)

TERITORIAL24.COM,KAMPAR – Hayfalah International Islamic Boarding School (IIBS) Riau menorehkan tonggak sejarah baru dalam dunia pendidikan Islam.

Pada Jumat pagi (24/7), pesantren bertaraf internasional yang berlokasi di Jalan Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar ini sukses menggelar Pelantikan Pembina Bina Pribadi Islami (BPI) sekaligus Kuliah Umum BPI.

Acara yang berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah ini mengangkat tema “Agent of Change: Youth for Ummah”. Agenda besar ini dihadiri oleh jajaran asatidz SDIT dan SMPIT Hayfalah, para santri putra dan putri, serta perwakilan orang tua wali santri.

Dihadiri Pimpinan Yayasan dan Pesantren

Hadir memberikan sambutan Ketua Yayasan Insan Mandiri Riau, Ustadz Amirul Hasby, S.Sy., M.Sha., calon doktor, Sekretaris Yayasan Ustadz Fauzi, Ketua Koordinator BPI Ustadz Ahmad Baidhowi, M.Pd., serta Direktur Hay-Falah, KH Joko Sumaryono, Lc., M.A.

Mimpi di Tepi Sungai Nil Menjadi Kenyataan

Dalam kuliah umumnya, narasumber utama yang juga tokoh BPI JSIT Riau, Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC., membagikan kisah emosional di balik berdirinya pesantren ini.

Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC., narasumber Kuliah Umum Bina Pribadi Islami (BPI), menyampaikan materi bertema “Agent of Change: Youth for Ummah” pada Pelantikan Pembina BPI di Hay-Falah International Islamic Boarding School (IIBS) Riau, Kabupaten Kampar, Jumat (24/7/2026). (Foto: Istimewa)

Beliau menceritakan kilas balik saat berbincang dengan Direktur Hay-Falah, Kyai Joko Sumaryono, yang juga Ketua IKADI Kampar.

Menurutnya, cita-cita besar tersebut telah dirancang bersama Founder Hayfalah, Ust. Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., di pinggir Sungai Nil, Kairo, Mesir, beberapa tahun silam.

“Saat masih menempuh studi di Kairo, Ust. Syahrul Aidi bersama Direktur Utama Hayfalah saat ini, Ust. H. Joko Sumaryono, Lc., M.A., sudah memiliki himmah (cita-cita) yang luar biasa untuk mendirikan sekolah bertaraf internasional dengan karakter tarbiyah unggul. Hari ini, atas karunia Allah, mimpi di tepi Sungai Nil itu nyata berdiri di Kampar,” ujar Ustadz Taufik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *