TERITORIAL24.COM,KAMPAR – Hayfalah International Islamic Boarding School (IIBS) Riau menorehkan tonggak sejarah baru dalam dunia pendidikan Islam.
Pada Jumat pagi (24/7), pesantren bertaraf internasional yang berlokasi di Jalan Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar ini sukses menggelar Pelantikan Pembina Bina Pribadi Islami (BPI) sekaligus Kuliah Umum BPI.
Acara yang berlangsung khidmat di bawah cuaca cerah ini mengangkat tema “Agent of Change: Youth for Ummah”. Agenda besar ini dihadiri oleh jajaran asatidz SDIT dan SMPIT Hayfalah, para santri putra dan putri, serta perwakilan orang tua wali santri.
Dihadiri Pimpinan Yayasan dan Pesantren
Hadir memberikan sambutan Ketua Yayasan Insan Mandiri Riau, Ustadz Amirul Hasby, S.Sy., M.Sha., calon doktor, Sekretaris Yayasan Ustadz Fauzi, Ketua Koordinator BPI Ustadz Ahmad Baidhowi, M.Pd., serta Direktur Hay-Falah, KH Joko Sumaryono, Lc., M.A.
Mimpi di Tepi Sungai Nil Menjadi Kenyataan
Dalam kuliah umumnya, narasumber utama yang juga tokoh BPI JSIT Riau, Ustadz Muh Taufik HS, S.Ag., CWC., membagikan kisah emosional di balik berdirinya pesantren ini.

Beliau menceritakan kilas balik saat berbincang dengan Direktur Hay-Falah, Kyai Joko Sumaryono, yang juga Ketua IKADI Kampar.
Menurutnya, cita-cita besar tersebut telah dirancang bersama Founder Hayfalah, Ust. Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., di pinggir Sungai Nil, Kairo, Mesir, beberapa tahun silam.
“Saat masih menempuh studi di Kairo, Ust. Syahrul Aidi bersama Direktur Utama Hayfalah saat ini, Ust. H. Joko Sumaryono, Lc., M.A., sudah memiliki himmah (cita-cita) yang luar biasa untuk mendirikan sekolah bertaraf internasional dengan karakter tarbiyah unggul. Hari ini, atas karunia Allah, mimpi di tepi Sungai Nil itu nyata berdiri di Kampar,” ujar Ustadz Taufik.












