Tarbiyah Mendahulukan Adab dan Akhlak
Ustadz Muh Taufik yang dikenal sebagai Syeikhut Tarbiyah menekankan bahwa urgensi utama tarbiyah adalah mendahulukan adab dan akhlak sebelum ilmu.
Tarbiyah di Hayfalah bukan sekadar pemenuhan administrasi formal dan penyampaian materi saja, bahkan bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan interaksi fisik, jiwa, dan perasaan yang membangkitkan nikmat keimanan santri.
Beliau mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW berinteraksi penuh kasih sayang dan menyentuh fisik cucu-cucunya, Hasan dan Husain, serta Ibnu Abbas kecil untuk mengalirkan keberkahan batin.
Pesantren Menjadi Magnet Kebaikan
Suasana tarbiyah ini tidak hanya hidup di dalam kelas. Di bawah bimbingan Kyai Joko Sumaryono, para asatidz Hayfalah juga aktif memberikan pelayanan majelis ilmu dan khutbah Jumat, sehingga keberadaan pesantren langsung dirasakan sebagai magnet kebaikan oleh masyarakat sekitar.
Mencetak Ulama Penggerak Berwawasan Global
Program BPI kini diwajibkan bagi seluruh elemen di Hayfalah IIBS. Manajemen menegaskan bahwa tanpa fondasi tarbiyah yang kuat, lembaga pendidikan hanya akan melahirkan cendekiawan yang rapuh secara mental.
Melalui penguatan BPI, Hayfalah berkomitmen melahirkan “Ulama Penggerak” yang siap memimpin dan mahir di bidang profesi apa pun di masa depan, mulai dari ulama, pengusaha, atlet, hingga profesional industri.***












