TERITORIAL24.COM, Asahan- TP PKK Asahan mengikuti Bimbingan Tekhnis (Bimtek) PKK se Sumatera Utara (Sumut). TP PKK Asahan berharap dalam Bimtek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan.
“Diharapkan ilmu yang kami peroleh dalam Bimtek ini dapat kami pergunakan untuk meningkatkan kelembagaan seperti memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan pelaksanaan program PKK di Asahan,” ujar Ketua TP PKK Asahan Yusnila Indriati Taufik disela mengikuti Bimtek yang berlangsung selama 3 hari di Hotel Grand City Hall, Medan itu, Rabu (22/07/2026).
Menurutnya, keikutsertaannya beserta jajaran pengurus TP PKK Asahan dalam Bimtek PKK se- Sumut tersebut tidak hanya sebatas mencari ilmu dan menambah wawasan, juga merupakan bentuk komitmen TP PKK Asahan dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan serta kualitas pelaksanaan program PKK.
Karena hasil Bimtek tersebut akan menjadi bekal penting dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mewujudkan implementasi 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan di Asahan.
Dia juga mengungkapkan, melalui Bimtek tersebut, berbagai materi, pengetahuan, dan strategi yang diperoleh akan menjadi pedoman dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja mereka.
Diharapkan hasil Bimtek mampu memperkuat pembinaan kepada kader PKK secara berjenjang hingga tingkat dasa wisma serta mendukung optimalisasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Asahan.
Sebelumnya Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu Bobby Nasution dalam arahannya mengatakan, Bimtek tersebut bukan hanya menjadi wadah untuk memperkaya wawasan.
Juga wadah untuk memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan kegiatan PKK di masing-masing daerah.
Di kesempatan itu dia juga memperkenalkan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA). Sistem tersebut merupakan sebuah aplikasi digital yang dikembangkan TP PKK Sumut untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem paperless mulai dari tingkat Kabupaten dan Kota hingga Kelurahan dcan desa.












