TERITORIAL24.COM, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui keikutsertaan jajaran pimpinan daerah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menghadiri langsung rakor yang diikuti para kepala daerah beserta pejabat terkait dari wilayah Jawa Timur dan Bali.
Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Inspektur Kabupaten Tulungagung, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung.
Rakor membahas sejumlah isu strategis dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
Beberapa poin utama yang menjadi perhatian meliputi penguatan integritas aparatur sipil negara (ASN), penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, pengawasan ketat terhadap sektor-sektor strategis, serta peningkatan budaya antikorupsi secara menyeluruh.
Menanggapi arahan yang disampaikan dalam forum tersebut, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan kesiapan Pemkab Tulungagung untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Pemkab Tulungagung berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti seluruh arahan dan rekomendasi hasil rakor ini. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya, Rabu(5/8)
Melalui partisipasi aktif dalam rakor tersebut, Pemkab Tulungagung berharap seluruh jajaran birokrasi semakin solid dalam menjaga integritas, memperkuat sistem pengawasan, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun korupsi.(didik)












