TERITORIAL24.COM, DELI SERDANG – Kabar menggembirakan bagi wisatawan dan pelaku usaha pariwisata. Rute penerbangan langsung Wings Air yang menghubungkan Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, dengan Bandara Jenderal Besar A.H. Nasution di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi beroperasi.
Penerbangan perdana yang diresmikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Bandara Kualanamu, Sabtu (1/8/2026), menjadi babak baru dalam membuka akses menuju salah satu destinasi yang kaya akan pesona alam dan budaya di Sumatera Utara.
Menurut Bobby Nasution, kehadiran rute ini akan memangkas waktu perjalanan secara signifikan. Selama ini, masyarakat maupun wisatawan yang ingin menuju Mandailing Natal harus menempuh perjalanan darat berjam-jam atau memanfaatkan jalur penerbangan melalui provinsi tetangga.
“Dengan adanya penerbangan langsung ini, akses menuju Mandailing Natal menjadi jauh lebih mudah, cepat, dan nyaman. Ini bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Bagi para pencinta wisata alam, Mandailing Natal menawarkan beragam destinasi menarik, mulai dari pegunungan hijau, sungai yang masih alami, hingga pantai-pantai eksotis di pesisir barat Sumatera. Daerah ini juga dikenal sebagai kampung halaman budaya Mandailing yang kaya tradisi, seni, kuliner, dan keramahan masyarakatnya.
Kemudahan akses udara diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara yang selama ini terkendala jauhnya waktu tempuh.
Selain mendukung sektor pariwisata, penerbangan baru ini juga diyakini akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga produk UMKM khas Mandailing Natal, sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mendorong pengembangan Bandara Kualanamu sebagai pusat penerbangan di Indonesia bagian barat.
Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan berupa efisiensi harga avtur dan kebijakan perpajakan yang mampu menekan biaya operasional maskapai.












