Deli Serdang - Serdang Bedagai

Arian Syahputra Bekali Mahasiswa IKMAS Sergai dengan Leadership dan Beasiswa

127
×

Arian Syahputra Bekali Mahasiswa IKMAS Sergai dengan Leadership dan Beasiswa

Sebarkan artikel ini

Pembina IKMAS dorong mahasiswa aktif berorganisasi, mengembangkan kapasitas diri dan memanfaatkan peluang pendidikan untuk masa depan daerah

Pembina IKMAS Serdang Bedagai, Arian Syahputra, S.H., M.H., bersama mahasiswa IKMAS dalam kegiatan pembekalan leadership, kepemimpinan, organisasi, kehidupan kampus dan peluang beasiswa di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Ahad (9/8/2026)(Ist)

TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI – Pembina Ikatan Mahasiswa Serdang Bedagai (IKMAS), Arian Syahputra, S.H., M.H., memberikan pembekalan kepada mahasiswa asal Kabupaten Serdang Bedagai dengan materi seputar leadership, kepemimpinan, organisasi, kehidupan kampus hingga peluang beasiswa.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 9 Agustus 2026, di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, tersebut menjadi momentum untuk mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter, kemampuan kepemimpinan dan kepedulian terhadap daerah.

Mahasiswa Harus Punya Kapasitas dan Karakter

Dalam pembekalannya, Arian menekankan pentingnya mahasiswa membangun kapasitas diri sejak berada di bangku perguruan tinggi.

Menurutnya, dunia kampus merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan intelektual sekaligus belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan dan bertanggung jawab.

Pembina IKMAS Serdang Bedagai, Arian Syahputra, S.H., M.H., saat menyampaikan materi kepemimpinan dan organisasi kepada mahasiswa IKMAS dalam kegiatan pembekalan di Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Ahad (9/8/2026)(Ist)

Kepemimpinan, lanjutnya, tidak semata-mata tentang posisi atau jabatan. Lebih dari itu, leadership merupakan kemampuan seseorang dalam mengambil tanggung jawab, memberikan arah, menyelesaikan persoalan dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak takut terlibat dalam organisasi. Pengalaman berorganisasi dinilai dapat menjadi salah satu proses penting dalam membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan.

Organisasi Jangan Sekadar Tempat Berkumpul

Arian juga mengingatkan agar organisasi mahasiswa tidak berhenti pada aktivitas seremonial maupun sekadar menjadi tempat berkumpul.

Organisasi harus mampu menjadi ruang pembelajaran yang melahirkan mahasiswa dengan integritas, kemampuan intelektual, kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *