Deli Serdang - Serdang Bedagai

Penutupan Sekolah Tani Pejuang PKS Sergai, Ustadz Zainal: Bertani dan Beternak Juga Amal Saleh

200
×

Penutupan Sekolah Tani Pejuang PKS Sergai, Ustadz Zainal: Bertani dan Beternak Juga Amal Saleh

Sebarkan artikel ini

Menutup rangkaian pembelajaran, Ustadz Zainal Arif mengajak peserta menjadikan aktivitas bertani dan beternak sebagai bagian dari amal saleh serta tidak menyia-nyiakan waktu dan ilmu yang telah diperoleh.

Ustadz Zainal meyampaikan pesan:Sebidang tanah yang digarap dengan sungguh-sungguh bukan hanya menghasilkan tanaman. Dari tanah itu dapat lahir pangan untuk keluarga, penghasilan untuk memenuhi kebutuhan, bahkan manfaat bagi orang lain(Din)

SERGAI|TERITORIAL24.COM – Sekolah Tani Pejuang PKS Serdang Bedagai resmi ditutup, Minggu (20/9/2026), di Aula Permata Edu Farm, Kabupaten Serdang Bedagai.

Namun, penutupan tersebut bukan sekadar tanda berakhirnya rangkaian pembelajaran.

Di balik aktivitas mengolah tanah, menanam dan beternak, terselip pesan bahwa kehidupan seorang Muslim seharusnya tidak hanya mengejar hasil dunia, tetapi juga mencari keberkahan dan memperbanyak amal saleh.

Pesan itu disampaikan Ustadz Zainal Arif, S.Ag., dalam tausiyah penutupan Sekolah Tani Pejuang PKS Sergai.

Ustadz Zainal mengajak peserta untuk melihat pekerjaan bertani dan beternak dari sudut pandang yang lebih luas.

Menurutnya, pekerjaan tersebut tidak hanya menjadi jalan mencari nafkah, tetapi juga dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik, cara yang halal dan memberikan manfaat.

“Bertani, beternak juga termasuk amal saleh. Maka perbanyaklah amal saleh kita,” ujar Ustadz Zainal.

Tanah yang Diolah, Bisa Menjadi Ladang Pahala

Pesan Ustadz Zainal tersebut terasa dekat dengan kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian dan peternakan.

Sebidang tanah yang digarap dengan sungguh-sungguh bukan hanya menghasilkan tanaman. Dari tanah itu dapat lahir pangan untuk keluarga, penghasilan untuk memenuhi kebutuhan, bahkan manfaat bagi orang lain.

Demikian pula dengan beternak. Ketika dilakukan secara halal dan bertanggung jawab, usaha tersebut bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi dapat menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim dalam mencari rezeki yang halal.

Karena itu, Ustadz Zainal mengingatkan agar setiap pekerjaan tidak kehilangan nilai spiritualnya.

Niat yang baik, cara yang halal dan manfaat yang diberikan kepada orang lain dapat mengubah pekerjaan sehari-hari menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah SWT.

Ustadz Zainal Mengingatkan Pesan “Demi Masa”

Tausiyah Ustadz Zainal Arif pada penutupan tersebut semakin kuat ketika dikaitkan dengan kandungan QS. Al-‘Ashr, surah yang mengingatkan manusia tentang perjalanan waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *