Kota Medan

BASIC TRAINING LATIHAN KADER I (LK I) HMI MPO Cabang Medan Tekankan Berpikir Kritis dan Nilai Insan Ulil Albab

86
×

BASIC TRAINING LATIHAN KADER I (LK I) HMI MPO Cabang Medan Tekankan Berpikir Kritis dan Nilai Insan Ulil Albab

Sebarkan artikel ini

MEDAN I TERITORIAL24.COM — Basic Training Latihan Kader (LK) I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO selingkup Komisariat Cabang Medan yang berlangsung pada 11–13 September 2026 berjalan lancar.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi calon kader untuk memahami nilai-nilai dasar HMI sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dalam merespons berbagai persoalan dan isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Formatur HMI MPO Cabang Medan periode 2026–2027, Maulana Bagus Aditya, mengatakan peserta tidak hanya diarahkan untuk mampu menganalisis persoalan, tetapi juga mencari solusi melalui proses diskusi.

“Calon kader diberikan pemahaman terkait nilai-nilai yang ada pada HMI. Mereka juga dilatih untuk berpikir kritis dan menanggapi berbagai macam isu yang diberikan oleh pemateri,” kata Maulana, dalam sambutannya.

Menurutnya, proses kaderisasi dalam LK I tidak berhenti pada kemampuan berpikir kritis. Peserta juga didorong untuk mampu mencari jalan keluar terhadap persoalan yang ditemukan selama diskusi.

“LK I tidak hanya berkegiatan pada berpikir kritis, tetapi juga dipacu bagaimana kita mencari solusi dari isu yang kita temukan dalam diskusi,” ujarnya.

Aditya menjelaskan, dalam kegiatan tersebut peserta juga diperkenalkan dengan konsep Insan Ulil Albab yang menjadi salah satu gagasan penting dalam pembentukan karakter kader.

Insan Ulil Albab, kata dia, merupakan manusia yang mampu memadukan kemampuan berpikir dan berzikir.

Artinya, seorang kader tidak hanya menggunakan akal dalam melihat persoalan, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Islam dan Al-Qur’an sebagai landasan dalam bersikap dan mengambil tindakan.

“Insan Ulil Albab ini adalah manusia yang berpikir dan juga zikir. Bagaimana melihat suatu isu dengan menggunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan landasan Al-Qur’an,” jelasnya.

Selain itu, nilai YAKUSA (Yakin Usaha Sampai) juga menjadi bagian yang ditanamkan kepada setiap kader HMI.

Maulana mengatakan, YAKUSA menjadi motivasi bagi kader untuk terus berusaha dan berjuang selama apa yang dilakukan berada dalam koridor kebenaran serta sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menjadi landasan organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *