Sumatera Utara

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia

85
×

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia

Sebarkan artikel ini

MEDAN | TERITORIAL24.COM — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan skema pengiriman skala kecil dan berfrekuensi tinggi serta subsidi logistik untuk mendorong ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Sumut ke Malaysia.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal pelaku usaha, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal Sumut.

 

Usulan itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Sabtu (10/10/2026).

 

Bobby mengatakan, potensi UMKM Sumut untuk menembus pasar Malaysia cukup besar. Namun, pelaku usaha masih menghadapi kendala logistik, terutama sistem pengiriman antarnegara yang cenderung mensyaratkan volume barang dalam jumlah besar untuk setiap pengiriman.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan UMKM yang memiliki keterbatasan modal dan kapasitas produksi.

 

Karena itu, Bobby mendorong pola pengiriman barang dalam volume lebih kecil, tetapi dilakukan secara rutin, misalnya setiap lima hari atau satu minggu sekali.

 

“Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis,” ujar Bobby.

 

Untuk merealisasikan skema tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara.

 

Subsidi ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu tantangan UMKM dalam mengembangkan pasar ekspor.

 

Bobby menilai, kedekatan geografis Sumut dengan Malaysia menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan untuk memperkuat perdagangan kedua wilayah.

 

Menurutnya, sejumlah daerah di Sumut bahkan memiliki waktu tempuh yang lebih singkat menuju Kuala Lumpur dibandingkan perjalanan ke Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *