MEDAN I TERITORIAL24.COM – Formatur Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Medan, Zianna Mira Simatupang, mendesak pemerintah serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas udara.
Zianna menegaskan, karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan hak masyarakat untuk mendapatkan udara bersih.
“Karhutla bukan bencana yang boleh kita anggap biasa. Ketika hutan mulai dibakar, udara tercemar dan asap menyebar hingga ke berbagai wilayah sehingga masyarakat menanggung dampaknya,” ujarnya, Minggu (18/10/2026).
Ia meminta pemerintah memperkuat pencegahan, menindak tegas pihak yang terbukti bertanggung jawab, serta melakukan pemulihan lingkungan secara berkelanjutan.
Zianna juga mendorong pemerintah mempertimbangkan penetapan status bencana nasional apabila dampak karhutla meluas dan memenuhi kriteria sesuai peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi harus mencakup perlindungan kesehatan masyarakat, penegakan hukum, dan pemulihan kawasan terdampak.
“Jangan biarkan penderitaan rakyat berlalu begitu saja tanpa penyelesaian. Hutan bukan untuk dirusak, udara bersih bukan untuk dirampas, dan keselamatan rakyat bukan untuk diabaikan,” tegas Zianna. (AKBAR)












