Sumatera Utara

Barang Tertinggal di Kereta Capai Rp29,8 Juta, KAI Sumut Imbau Waspada di Libur Sekolah

250
×

Barang Tertinggal di Kereta Capai Rp29,8 Juta, KAI Sumut Imbau Waspada di Libur Sekolah

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat nilai barang tertinggal di kereta api sepanjang semester pertama 2025 mencapai Rp29,8 juta.

Temuan ini mendorong perusahaan mengimbau penumpang untuk lebih waspada, terutama memasuki periode libur sekolah yang biasanya meningkatkan arus penumpang.

“Selama Januari hingga Juni 2025, kami menemukan tiga kasus barang berharga tertinggal seperti tablet, tas berisi laptop, serta ponsel dan uang tunai,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 21 Juni 2025.

Barang-barang tersebut, kata As’ad, sudah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya. Sementara barang-barang non-berharga seperti pakaian, charger, dan botol minum tetap dicatat dan disimpan di pos pengamanan stasiun.

KAI Divre I Sumut mengandalkan sistem Lost and Found yang terintegrasi secara daring di seluruh stasiun.

Penumpang yang kehilangan barang dapat melapor ke petugas stasiun, melalui Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, atau email cs@kai.id.

Jika barang ditemukan, pengembalian akan segera dilakukan. Bila belum ditemukan, pelapor akan menerima pembaruan progres melalui telepon.

Menurut As’ad, pengumuman juga dilakukan melalui pengeras suara jika ada barang yang ditemukan di kereta atau lingkungan stasiun. Bila tidak segera diambil, barang tersebut akan dilabeli dan diinput ke sistem data KAI.

“Meski sistem pengelolaan barang tertinggal kami sudah terkoordinasi dengan baik, kami tetap mengimbau pelanggan untuk menjaga barang bawaannya masing-masing,” ujar As’ad.(Akbar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *