Peristiwa

‎Angelina Jolie Kecam Tindakan Israel di Gaza: “Gaza Telah Menjadi Kuburan Massal” ‎

329
×

‎Angelina Jolie Kecam Tindakan Israel di Gaza: “Gaza Telah Menjadi Kuburan Massal” ‎

Sebarkan artikel ini
‎Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan internasional, Angelina Jolie(foto: Twitter@GlobalUpdates24)

‎TERITORIAL24.COM,Gaza – Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan internasional, Angelina Jolie, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel di Jalur Gaza yang menurutnya telah menjelma menjadi genosida terbuka.

‎Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran resmi yang dikutip dari laman European Palestinian Council for Political Relations (eupac.org),Senin(21/7/2025).

‎“Gaza has become a mass grave for Palestinians and those helping them,” ujar Jolie dalam pernyataan tertulis pada 20 April 2025.

‎Ia menggambarkan situasi di wilayah tersebut sebagai bencana kemanusiaan besar-besaran yang diperparah oleh blokade dan serangan tanpa henti dari militer Israel.

‎Menurut Jolie, warga Palestina menghadapi penderitaan berlapis: dari pengungsian berulang kali, kehilangan tempat tinggal, hingga terputusnya akses terhadap makanan, air bersih, dan perawatan medis.

‎Ia menyebut bahwa semua elemen itu menunjukkan adanya pemusnahan sistematis terhadap penduduk sipil.

‎“Warga sipil tidak hanya dibunuh oleh senjata dan bom, tetapi juga oleh kelaparan dan penyakit karena bantuan tidak diperbolehkan masuk. Ini adalah bentuk kekejaman yang direncanakan,” tegasnya.

‎Angelina Jolie juga mengecam sikap pasif para pemimpin dunia yang menurutnya telah gagal menunjukkan keberpihakan terhadap kemanusiaan.

‎Ia menilai bahwa diamnya komunitas internasional sama artinya dengan memberikan izin terhadap kekejaman tersebut.

‎“Ini adalah kegagalan moral global. Dunia melihat tapi tak bertindak. Diam sama dengan terlibat,” katanya.

‎Mantan utusan khusus UNHCR ini menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera menekan gencatan senjata.

‎Membuka akses penuh bagi bantuan kemanusiaan, dan memulihkan hak-hak dasar rakyat Palestina sesuai hukum internasional.

‎Hingga kini, kondisi di Gaza dilaporkan semakin memburuk.

‎Lembaga-lembaga kemanusiaan mencatat peningkatan jumlah korban jiwa, termasuk anak-anak dan perempuan, serta kehancuran luas terhadap infrastruktur sipil.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *