TERITORIAL24.COM,Gaza – Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan internasional, Angelina Jolie, melontarkan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel di Jalur Gaza yang menurutnya telah menjelma menjadi genosida terbuka.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran resmi yang dikutip dari laman European Palestinian Council for Political Relations (eupac.org),Senin(21/7/2025).
“Gaza has become a mass grave for Palestinians and those helping them,” ujar Jolie dalam pernyataan tertulis pada 20 April 2025.
Ia menggambarkan situasi di wilayah tersebut sebagai bencana kemanusiaan besar-besaran yang diperparah oleh blokade dan serangan tanpa henti dari militer Israel.
Menurut Jolie, warga Palestina menghadapi penderitaan berlapis: dari pengungsian berulang kali, kehilangan tempat tinggal, hingga terputusnya akses terhadap makanan, air bersih, dan perawatan medis.
Ia menyebut bahwa semua elemen itu menunjukkan adanya pemusnahan sistematis terhadap penduduk sipil.
“Warga sipil tidak hanya dibunuh oleh senjata dan bom, tetapi juga oleh kelaparan dan penyakit karena bantuan tidak diperbolehkan masuk. Ini adalah bentuk kekejaman yang direncanakan,” tegasnya.
Angelina Jolie juga mengecam sikap pasif para pemimpin dunia yang menurutnya telah gagal menunjukkan keberpihakan terhadap kemanusiaan.
Ia menilai bahwa diamnya komunitas internasional sama artinya dengan memberikan izin terhadap kekejaman tersebut.
“Ini adalah kegagalan moral global. Dunia melihat tapi tak bertindak. Diam sama dengan terlibat,” katanya.
Mantan utusan khusus UNHCR ini menyerukan kepada masyarakat internasional untuk segera menekan gencatan senjata.
Membuka akses penuh bagi bantuan kemanusiaan, dan memulihkan hak-hak dasar rakyat Palestina sesuai hukum internasional.
Hingga kini, kondisi di Gaza dilaporkan semakin memburuk.
Lembaga-lembaga kemanusiaan mencatat peningkatan jumlah korban jiwa, termasuk anak-anak dan perempuan, serta kehancuran luas terhadap infrastruktur sipil.***












