TERITORIAL24.COM, YORDANIA– Surat yang dikirim oleh Nabi Muhammad SAW kepada Kaisar Heraclius, penguasa Kekaisaran Bizantium pada abad ke-7 Masehi, kini tersimpan dan dipamerkan di Prophet Mohammad Museum yang terletak di kompleks Masjid Raja Hussein, Amman, Yordania,Senin(28/7/2025).
Surat ini menjadi salah satu bukti sejarah penting dalam hubungan diplomatik Nabi Muhammad SAW dengan penguasa dunia pada masanya.
Dalam keterangan resmi yang dipublikasikan oleh King Hussein Mosque, pihak museum menjelaskan bahwa koleksi ini merupakan salah satu artefak paling berharga yang ada di Yordania.
“Surat yang dikirim Nabi Muhammad SAW kepada Kaisar Bizantium Heraclius menjadi salah satu koleksi utama museum dan terus menarik perhatian pengunjung dari seluruh dunia,” tulis pihak museum.”
”Mereka juga menegaskan bahwa keberadaan surat ini menjadi bukti otentik peran Nabi Muhammad SAW dalam membangun hubungan dengan kerajaan-kerajaan besar di luar Jazirah Arab.
Prophet Mohammad Museum yang berdiri sejak tahun 2012 diresmikan langsung oleh Raja Abdullah II.
Museum ini menyimpan berbagai peninggalan yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad SAW.
Mulai dari sehelai rambut, busur panah, hingga surat diplomatik yang dikirimkan kepada para pemimpin dunia.
Namun, surat yang ditujukan kepada Kaisar Heraclius disebut sebagai salah satu koleksi yang paling diminati oleh wisatawan.
Dalam surat yang ditulis dalam bahasa Arab klasik tersebut, Nabi Muhammad SAW mengundang Heraclius untuk memeluk Islam.
Surat itu menegaskan bahwa jika Heraclius menerima Islam, maka ia akan memperoleh keselamatan dan pahala dua kali lipat.Namun jika ia menolak, maka ia akan memikul dosa rakyatnya.
Pesan yang tegas namun penuh penghormatan itu diyakini menunjukkan pendekatan dakwah dan diplomasi yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.
Pihak museum menambahkan bahwa surat tersebut menjadi daya tarik utama bagi para peneliti dan sejarawan.
Banyak yang datang untuk melihat langsung keaslian dokumen yang diyakini telah berusia lebih dari 1.400 tahun ini.












