Kuliner dan Kesehatan

‎Bahaya Menunda Tambal Gigi: Kapan Harus Segera ke Dokter Gigi?

447
×

‎Bahaya Menunda Tambal Gigi: Kapan Harus Segera ke Dokter Gigi?

Sebarkan artikel ini
‎Ilustrasi:Menunda perawatan bisa memperparah kondisi gigi(foto:Din/AI)

TERITORIAL24.COM, TEBING TINGGI– Banyak masyarakat masih mengabaikan gigi berlubang dengan alasan rasa sakitnya belum parah.

Padahal, menunda untuk melakukan tambal gigi dapat berakibat fatal dan berdampak pada kesehatan gigi serta tubuh secara keseluruhan.

‎Lubang Kecil Bisa Jadi Sumber Masalah Besar

‎Gigi berlubang tidak akan sembuh dengan sendirinya.

Jika dibiarkan tanpa penanganan, kerusakan pada email gigi akan meluas hingga mengenai lapisan dentin dan saraf gigi.

Akibatnya, rasa nyeri yang semula ringan bisa berubah menjadi sakit hebat hingga menyebabkan infeksi serius.

‎Menurut drg. Najib Albana, dokter gigi di Kota Tebing Tinggi, kerusakan gigi yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan berbagai komplikasi.

“Infeksi gigi bisa menjalar ke jaringan sekitar, menyebabkan pembengkakan pada gusi, bahkan berpotensi menimbulkan abses atau nanah di akar gigi,” ujarnya,Selasa(11/11/2025).

‎Dampak Penundaan Tambal Gigi

‎Selain nyeri berkepanjangan, gigi yang rusak juga dapat mengganggu fungsi kunyah dan menyebabkan bau mulut.

Jika infeksi menyebar ke dalam aliran darah, risiko komplikasi sistemik seperti gangguan jantung dan pernapasan bisa meningkat.

‎“Menunda tambal gigi bukan hanya soal rasa sakit, tapi bisa berdampak pada kesehatan umum.”

“Semakin lama ditunda, semakin besar kemungkinan gigi harus dicabut karena sudah tidak bisa dipertahankan,” jelas drg. Najib.

‎Tanda Anda Harus Segera ke Dokter Gigi

‎Beberapa tanda awal yang menandakan perlunya segera melakukan tambal gigi antara lain:

‎Terasa ngilu saat makan atau minum dingin, panas, atau manis.

‎Muncul lubang kecil atau noda hitam di permukaan gigi.

‎Gigi terasa nyeri saat dikunyah.

‎Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter gigi sebelum kondisi semakin parah.

“Semakin cepat ditangani, proses tambal gigi akan lebih mudah, murah, dan hasilnya lebih baik,” imbuhnya.

‎Pentingnya Pemeriksaan Rutin

‎drg. Najib juga menekankan pentingnya pemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali.

Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi masalah sejak dini dan mencegah kerusakan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *