TERITORIAL24.COM,GAZA– Krisis kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk setelah seorang bayi dilaporkan meninggal dunia akibat kelaparan,Selasa(22/7/2025).
Menurut laporan Reuters, angka kematian akibat kekurangan gizi dan kelaparan kini terus meningkat.
Dengan lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dalam beberapa pekan terakhir, mayoritas adalah anak-anak.
Petugas medis di Gaza menyebutkan banyak bayi yang datang ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Tubuh mereka tampak sangat kurus dengan tulang menonjol dan perut membuncit, tanda malnutrisi akut yang sudah berada pada tahap membahayakan nyawa.
“Setiap hari kami menerima anak-anak dengan kondisi yang memprihatinkan. Banyak dari mereka tidak mampu bertahan,” ujar seorang tenaga medis kepada Reuters.
Blokade yang berlangsung sejak lama semakin memperparah situasi, membuat warga Gaza kesulitan mendapatkan makanan, obat-obatan, serta kebutuhan pokok lainnya.
Organisasi kemanusiaan internasional telah memperingatkan bahwa krisis kelaparan ini berpotensi memicu lonjakan kematian massal jika tidak segera ditangani.
Reuters juga melaporkan bahwa rumah sakit-rumah sakit di Gaza kini kewalahan menangani pasien malnutrisi.
Mereka membutuhkan bantuan segera berupa pasokan makanan bergizi, obat-obatan, serta akses aman bagi distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak.***












