Peristiwa

‎Belanda Tetapkan Israel sebagai Ancaman Keamanan Nasional untuk Pertama Kalinya ‎

651
×

‎Belanda Tetapkan Israel sebagai Ancaman Keamanan Nasional untuk Pertama Kalinya ‎

Sebarkan artikel ini
‎Gedung Parlemen Belanda (Binnenhof, Den Haag)(foto: Twitter@cmarschnerde) ‎

‎TERITORIAL24.COM,BELANDA – Di tengah langit Eropa yang kerap digelayuti awan kelabu, angin politik membawa kabar mengejutkan dari Negeri Kincir Angin.

‎Sejarah mencatat, untuk pertama kalinya Belanda menorehkan sebuah keputusan berani: menetapkan Israel sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya, Minggu(7/9/2025).

‎Sebuah langkah yang menggema, bak lonceng peringatan yang berdentang di jantung diplomasi internasional.

‎Keputusan ini dituangkan dalam laporan Threat Assessment from Foreign States 2025 yang dirilis oleh Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Kontraterorisme (NCTV).

‎Israel Disebut Lakukan Disinformasi

‎Menurut laporan tersebut, Israel diduga menjalankan kampanye disinformasi dan upaya memengaruhi opini publik serta politik di Belanda.

‎Dokumen yang berasal dari Kementerian Diaspora Israel dilaporkan tidak melalui jalur diplomatik resmi, melainkan dikirimkan langsung kepada politisi dan jurnalis Belanda.

‎“Belanda untuk pertama kali memasukkan Israel sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dalam laporan resmi tahunannya,” seperti dikutip dari Ynetnews.

‎Pemerintah Belanda Mengecam

‎Kementerian Kehakiman, Keamanan, dan Luar Negeri Belanda mengecam tindakan tersebut sebagai langkah yang tidak lazim dan tidak dapat diterima.

‎Laporan memperingatkan bahwa individu yang namanya tercantum dalam dokumen berisiko menghadapi ancaman, pelecehan, hingga serangan fisik.

‎Sorotan pada Mahkamah Pidana Internasional

‎Laporan NCTV juga mengungkap adanya dugaan tekanan dari Israel dan Amerika Serikat terhadap Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag.

‎Tekanan ini dinilai berpotensi melemahkan independensi pengadilan internasional, yang keberadaannya menjadi simbol penting bagi Belanda.

‎Ketegangan Hubungan Belanda–Israel

‎Belanda diketahui semakin kritis terhadap operasi militer Israel di Gaza. Bersama Irlandia dan Spanyol, Belanda mendorong Uni Eropa untuk meninjau ulang hubungan dengan Israel, terutama dalam perjanjian asosiasi UE yang dinilai rawan dilanggar akibat dugaan pelanggaran HAM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *