Sumatera Utara

Bobby Nasution Ingatkan Anak Muda: Zaman Cepat Berubah, Jangan Kaku

248
×

Bobby Nasution Ingatkan Anak Muda: Zaman Cepat Berubah, Jangan Kaku

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution punya satu pesan utama buat generasi muda: jangan kaku.

Di tengah perubahan zaman yang makin cepat, sikap adaptif dinilai jadi modal paling penting agar anak muda tidak tertinggal.

Pesan itu disampaikan Bobby saat mengisi kuliah umum di Binus University Medan, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, perubahan kini datang dari segala arah—mulai dari teknologi, ekonomi, sampai sosial—dan semuanya menuntut kemampuan menyesuaikan diri.

“Yang paling penting adaptasi. Banyak sekali perkembangan yang sangat drastis berubah, oleh sebab itu perubahan ini harus disikapi dengan adaptasi,” kata Bobby di hadapan mahasiswa.

Selain soal adaptasi, Bobby juga menyinggung peluang di sektor hilirisasi industri.

Ia menilai sektor ini bisa menjadi ladang garapan generasi muda karena mampu meningkatkan nilai ekonomi sumber daya yang ada, tanpa harus selalu bergantung pada teknologi supercanggih atau pabrik raksasa.

“Yang paling bagus hari ini sektor industri hilirisasi. Yang paling penting bukan buat pabrik sebesar-besarnya atau teknologi paling canggih, tapi bagaimana produk punya nilai ekonomi lebih tinggi dari sebelumnya,” ujarnya.

Bobby mengaitkan peluang tersebut dengan target besar Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, peran generasi muda menjadi krusial dalam mewujudkan cita-cita itu. Jika gagal, kata Bobby, kesempatan untuk menjadi negara maju bisa semakin jauh.

Tak hanya soal karier dan industri, Bobby juga mengingatkan anak muda agar tidak sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Setiap orang, katanya, punya jalan dan waktunya masing-masing.

Ia juga menekankan bahwa proses belajar tidak melulu terjadi di ruang kelas. Pengalaman di luar kampus justru sering kali memberi pelajaran yang tidak kalah penting.

“Kehidupan kampus bukan hanya tentang menerima pelajaran. Di luar kampus juga banyak yang dipelajari. Pembelajaran kampus bukan hanya di dalam ruangan saja,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Binus University Nelly mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa ke depan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *