Asahan - Tanjungbalai

Buka MTQN Ke-56 Asahan, Bupati Minta Pembinaan Qori Dan Hafizh Ditingkatkan

752
×

Buka MTQN Ke-56 Asahan, Bupati Minta Pembinaan Qori Dan Hafizh Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Keterangan Foto : Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, MSi bersama Wakil Bupati Rianto SH MAP dan Forkopimda melepas balon udara tanda dibukanya MTQN Kabupaten Asahan ke-56 di Lapangan Sepak Bola Universitas Asahan (UNA), Jalan Letsitarda Nusantara VIII, Kisaran, Selasa (15/04/2025). (gan)

“Kita lihat bagaiman perkembangan dan kemajuanya serta keberlajutan hasil pembinaan selama lima tahun. InsyaAllah kita akan menjadi orang yang tetap membaca alqur’an dan senantiasa mendapatkan rido dari Allah SWT serta menjauhkan Asahan ini dari hal yang tidak dinginkan,”cetus Taufik.

Di kesempatan itu Taufik juga mengucapan terima kasih dan menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan dan mensukseskan pelaksanaan MTQN tersebut.

Dan untuk Dewan hakim yang bertugas diharapkannya dapat memberikan penilaian yang objektif serta bertugas dengan baik dan profesional.Karena MTQ tersebut merupakan langkah awal baginya untuk melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan.

’’Mari jadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan. Bersaing antar sesama peserta boleh, tapi persaingan yang dilandasi sikap saling menghargai dan menjadikannya cara untuk meningkatkan kualitas diri,” imbuh Taufik.

Di kesempatan tersebut, Ketua DPRD Asahan lewat sambutan tertulisnya yang di sampaikan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kiki Komeni SE mengatakan, hari pelaksanaan MTQ tersebut akan menjadi hari yang diberkahi oleh Allah SWT.

Karena di hari dan tempat pelaksaan MTQ tersebut dilantunkan kalam serta firman Allah SWT oleh qori dan qoriah serta hafizh dan hafizhah terbaik yang berasal dari desa dan kelurahan di Asahan.

Menurutnya, MTQ tersebut juga merupakan kegiatan tahunan dan telah melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa Indonesia. Namun diharapkannya, kegiatan itu bukan hanya sekedar tradisi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperbarui dan memantapkan niat bahwa penyelenggaraan MTQ adalah dalam rangka ibadah kepada Allah SWT.

Karena penyelenggaraan MTQ merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat agar senantiasa mempelajari dan memahami Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup.

Tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum strategis dalam rangka mewarnai pelaksanaan pembangunan perilaku dan kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai Qur’ani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *