Investasi Finansial di Balik Perubahan Ideologi
Banyak yang lupa bahwa Islam tegak salah satunya karena sokongan dana dari seorang wanita hebat.
Khadijah adalah pengusaha lintas negara yang menanamkan modalnya untuk sebuah perubahan besar.
Di masa awal dakwah yang penuh tekanan, Khadijah menggunakan seluruh kekayaannya untuk menjamin kelangsungan hidup kaum Muslimin yang diboikot secara ekonomi.
Beliau mengajarkan bahwa ada kalanya seluruh harta harus dipertaruhkan sebagai “bahan bakar” demi tegaknya sebuah kebenaran dan keadilan sosial.
4. Misi Kemanusiaan Abu Bakar Ash-Shiddiq
Memutus Rantai Penindasan Lewat Pembebasan Budak
Abu Bakar melihat bahwa masalah sosial terbesar adalah sistem perbudakan yang merendahkan martabat manusia.
Beliau melakukan “belanja sosial” yang tidak lazim dengan membeli budak-budak yang disiksaseperti Bilal bin Rabah bukan untuk dipekerjakan, melainkan untuk dimerdekakan.
Bagi Abu Bakar, menginvestasikan harta untuk memanusiakan manusia adalah keuntungan tertinggi.
Beliau mengubah individu yang tak dianggap oleh sistem menjadi pemimpin-pemimpin yang disegani dalam sejarah dunia.
Para pengusaha di zaman Nabi memiliki kunci utama yang sering hilang dari pebisnis masa kini: mereka melepaskan keterikatan hati pada harta (Detach from Wealth). Mereka memandang harta sebagai alat, bukan tujuan.
Dunia mungkin tidak akan mengingat berapa besar saldo Anda, tapi dunia akan merasakan seberapa besar perubahan yang Anda ciptakan dengan saldo tersebut.***












