Pesan Moral: Menang dengan Rendah Hati, Kalah dengan Jiwa Besar
Anggota DPRD Tebing Tinggi, Anda Yasser Al Bantani, memberikan nasihat yang menyentuh bagi para pesilat muda.
“Gunakan ilmu beladiri untuk menolong, bukan melukai. Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan kecewa. Ini adalah proses untuk menjadi yang terbaik,” katanya.
Pertandingan Berlangsung Lancar hingga Pengumuman Juara
Hingga menjelang malam, pertandingan berlangsung semarak dan tertib.
Para pesilat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sementara orang tua dan pelatih memberikan dukungan dari pinggir arena.
Sekitar pukul 19.00 WIB, panitia membacakan hasil kejuaraan.
Suasana haru menyelimuti arena ketika para juara menerima penghargaan bersama orang tua yang telah menunggu dengan penuh kebanggaan.
Daftar lengkap nama juara akan diumumkan pada kesempatan berikutnya mengingat banyaknya kategori dan jenjang yang dipertandingkan.
Menjaga Tradisi, Menumbuhkan Prestasi
Cimande Cup II kembali membuktikan bahwa seni beladiri tradisional bukan hanya tentang teknik, tetapi juga pendidikan karakter, persaudaraan, dan penghormatan terhadap leluhur.
Kejuaraan tahun ini menjadi bukti bahwa ketika tradisi dijaga dengan cinta dan disiplin, maka akan lahir generasi pesilat yang kuat, santun, dan membanggakan.***












