TERITORIAL24.COM, JATINANGOR – Bupati Deli Serdang dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, SS baru saja resmi naik kasta—bukan dalam birokrasi, tapi secara simbolis jadi bagian dari keluarga besar IPDN.
Keduanya dianugerahi penghargaan Kartika Pamong Praja Muda dan ditetapkan sebagai Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan 2025.
Penganugerahan dilakukan langsung di Lapangan Parade IPDN, Jatinangor, pada Rabu (6/8/2025), disaksikan Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, civitas akademika, dan sejumlah pejabat.
Menurut sang Bupati, penghargaan ini bukan cuma seremoni penuh pujian dan bunga-bunga. Tapi sebuah amanah. Dan yang bikin makin personal, beliau bilang udah punya kedekatan emosional dengan dunia pamong praja.
Ayahnya, Drs H Amri Tambunan, juga mantan Bupati Deli Serdang, adalah alumni APDN angkatan X, dan bahkan pernah jadi Ketua Ikatan Alumni IPDN Sumut.
Jadi, kalau kata netizen: ini udah mendarah daging.
“Saya dibesarkan dalam lingkungan keluarga pamong. Nilai-nilai pengabdian udah saya hirup dari kecil,” kata Bupati yang tampak cukup emosional tapi tetap kalem seperti biasanya.
Bupati juga menyinggung bahwa IPDN dan alumninya punya peran penting di balik dapur birokrasi Deli Serdang.
Dari kelurahan, kecamatan, sampai pejabat eselon, banyak yang jebolan kampus yang dulunya APDN, lalu STPDN, dan kini jadi IPDN itu.
Bahkan posisi Sekretaris Daerah Deli Serdang dalam beberapa periode terakhir selalu jatuh ke tangan alumni IPDN.
“Mereka ini motor penggerak pembangunan dan pelayanan publik. Disiplin, cepat tanggap, dan tahu cara kerja,” lanjut Bupati, sambil melempar kode keras kalau alumni IPDN cocok di posisi strategis.
Dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan mudah, Pemkab Deli Serdang mengusung visi: “Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.” Nggak tanggung-tanggung, alumni IPDN diminta untuk jadi lokomotifnya.
“Kami siap jadi mitra IPDN. Baik untuk peningkatan SDM, pelatihan, hingga tempat penempatan praja di daerah. Kami buka pintu lebar-lebar,” tandas sang Bupati.












