TERITORIAL24.COM, JAKARTA – Tradisi makan sirih atau nyirih merupakan warisan budaya yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Nusantara.
Dari Sumatera hingga Papua, kebiasaan ini bukan sekadar aktivitas mengunyah daun sirih, melainkan bagian dari identitas sosial, simbol penghormatan, serta sarana mempererat hubungan antarindividu.
Bagi masyarakat Makassar, tradisi nyirih adalah hal yang lazim. Sirih biasanya disajikan dalam wadah khusus dan dinikmati bersama kapur, pinang, serta kadang gambir atau tembakau.
Tradisi ini kerap dilakukan dalam berbagai kesempatan, baik dalam acara adat, pertemuan keluarga, hingga saat bersantai.
Seperti yang dilakukan oleh sebagian jamaah tabligh dari Makassar, nyirih menjadi kegiatan sederhana untuk mengisi waktu senggang sekaligus menjaga kebersamaan, Rabu 11 Februari 2026.
Sirih dalam Perspektif Kesehatan
Selain bernilai budaya, daun sirih (Piper betle) juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Sejak zaman dahulu, sirih telah digunakan sebagai tanaman obat tradisional.
Beberapa manfaat sirih antara lain:
1. Menjaga Kesehatan Mulut
Daun sirih memiliki sifat antiseptik dan antibakteri. Mengunyah sirih dipercaya membantu mengurangi bau mulut, membersihkan gigi, serta mencegah infeksi pada gusi. Tak heran jika dahulu air rebusan sirih sering digunakan sebagai obat kumur alami.
2. Membantu Penyembuhan Luka
Air rebusan daun sirih kerap dimanfaatkan untuk membersihkan luka ringan karena sifat antimikrobanya yang dapat membantu mencegah infeksi.
3. Mengatasi Masalah Pencernaan
Dalam pengobatan tradisional, sirih dipercaya dapat membantu meredakan gangguan pencernaan ringan, seperti perut kembung.
4. Meredakan Batuk dan Radang Tenggorokan
Air rebusan sirih juga digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk dan mengurangi peradangan pada tenggorokan.
Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa tradisi makan sirih yang dicampur dengan pinang dan tembakau dalam jangka panjang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, penggunaan sirih sebagai pengobatan sebaiknya dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan.












