TERITORIAL24.COM, MEDAN – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, sukses menggelar serangkaian kegiatan yang penuh makna dan semangat kebersamaan pada Minggu (9/11/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kegiatan dimulai dengan penampilan memukau dari marching band MI Miftakhul Falah Kayen Kademangan, yang kemudian dilanjutkan dengan pawai payung hias yang meriah dan penuh warna.
Suasana Desa Jimbe sejak siang tampak begitu semarak. Jalanan desa dipenuhi sorak gembira anak-anak yang membawa payung hias dengan berbagai ornamen unik dan warna-warni cerah.
Setiap payung menjadi simbol kreativitas dan semangat mereka dalam merayakan Hari Santri. Warga pun tampak berjejer di tepi jalan, memberikan dukungan dan tepuk tangan hangat bagi para peserta yang melangkah dengan penuh antusias mengikuti irama musik marching band yang menggema di seluruh penjuru desa.
Peserta pawai berasal dari berbagai Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Desa Jimbe.
Mereka tidak hanya menampilkan kreativitas dalam menghias payung, tetapi juga menumbuhkan rasa kebanggaan sebagai generasi penerus para santri.
Orang tua yang mendampingi anak-anak mereka tampak bahagia dan bangga melihat semangat putra-putrinya yang mulai mengenal dan meneladani perjuangan para santri terdahulu.
Kepala Desa Jimbe, Fendi Gira S, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata rasa syukur dan upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Pawai payung ini menjadi simbol semangat dan keceriaan anak-anak dalam meneladani perjuangan para santri. Usai pawai, masyarakat juga bisa menikmati pertunjukan seni islami dan bershalawat bersama sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW,” ujarnya dengan penuh semangat.
Rangkaian kegiatan berlanjut hingga sore dan malam hari dengan seni islami, penampilan hadrah, dan shalawat bersama yang menggema khusyuk di langit Desa Jimbe. Sebagai puncak acara, digelar pengajian akbar di Mushola Baiturrohiim yang menghadirkan Kyai Ahmad Jaelani sebagai penceramah utama.












