Blitar Raya

Kirab Brokohan Pancasila Berangkat dari DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Nyata

38
×

Kirab Brokohan Pancasila Berangkat dari DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Nyata

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Semangat kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila kembali digaungkan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). DPRD Kabupaten Blitar menggelar upacara pemberangkatan Kirab Brokohan Pancasila di halaman Kantor DPRD Kabupaten Blitar yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi.

Kirab Brokohan Pancasila merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah menjadi tradisi tahunan di Blitar. Sebelum tiba di Kantor DPRD Kabupaten Blitar, simbol-simbol kirab terlebih dahulu diberangkatkan dari Gedung Perpustakaan Proklamator Bung Karno di Kota Blitar sebagai titik awal perjalanan nilai-nilai kebangsaan.

Setelah diterima secara resmi di DPRD Kabupaten Blitar, rombongan kirab kembali melanjutkan perjalanan menuju Pendapa Ronggo Hadi Negoro, Kanigoro, untuk mengikuti agenda peringatan berikutnya.

Dalam sambutannya, Supriadi menegaskan bahwa Kirab Brokohan Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari.

“Kirab Brokohan Pancasila ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila adalah dasar negara sekaligus perekat persatuan bangsa yang harus kita jaga bersama,” tegas Supriadi.

Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.

Ia menilai peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi sarana edukasi yang efektif untuk memperkuat pemahaman sejarah bangsa sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman.

“Melalui kirab ini kita ingin menanamkan semangat gotong royong, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa. Generasi muda harus memahami bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga menjadi pedoman dalam bertindak dan berperilaku,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *