“Ke SPKT kami habis itu disuruh ke lakalantas, bolak-balik bolak-balik, ada empat kali, ini kok jadinya ke laka lantas dan masih berproses , kami sekeluarga tidak puas bang , harusnya kami maunya laporan kami di Reskrim diterimalah bang karena kematian anak saya tidak wajar,” ujar Rudi.
Pihak keluarga pun nantinya setuju bila anaknya di autopsi dan dan dibongkar kuburannya, bila laporan kami di terima di Sat Reskrim Polresta Deliserdang melalui SPKT.
Usai menceritakan kronologis peristiwa kematian anaknya tersebut, Rudi ditemani anak laki lakinya bernama Diky mengajak wartawan untuk melihat TKP ditemukannya tubuh Muhammad Ilham yang sudah tidak bernyawa yakni di jalan Pelak Desa Sekip Lubuk Pakam yang jaraknya sekitar 600 meter dari rumah korban.
Sementara, saat di konfirmasi Kanit Reskrim Polsek Lubuk Pakam IPDA. Tabiul Hidayat menyebutkan bahwa terkait ini keluarga sudah melapor ke Polresta Deli Serdang. Pihaknya dalam kasus ini mendampingi pihak Polres Deli Serdang.
“Saat olah TKP kami ke lokasi juga bang , tapi ditangani pihak Polresta Deli Serdang” kata Tabiul Hidayat saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol.Risqi Akbar yang dikonfirmasi via WhatsApp menyebutkan bahwa kasus tersebut ditangani unit lakalantas.
” Terkait hal itu , masih ke lantas itu bang ” sebut Kompol Risqi Akbar. (yu_di)












