Peristiwa

Diduga Ditembak OTK, Doni Pak Cek Tewas di Tanjung Morawa, Mobil Yaris Hantam Motor dan Tempat Usaha Warga

166
×

Diduga Ditembak OTK, Doni Pak Cek Tewas di Tanjung Morawa, Mobil Yaris Hantam Motor dan Tempat Usaha Warga

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG I TERITORIAL24.COM – Doni alias Doni Pak Cek (40), warga Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Kabupaten Deli Serdang, diduga tewas akibat ditembak orang tak dikenal (OTK) di Jalan Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu melintas menggunakan mobil Toyota Yaris putih bersama empat orang rekannya. Korban diduga mengalami luka tembak di bagian leher.

 

Akibat kejadian tersebut, mobil yang ditumpangi korban oleng dan kehilangan kendali hingga menabrak sepeda motor serta tempat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik warga.

 

Peristiwa itu mengundang perhatian masyarakat sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian. Informasi awal menyebutkan, terduga pelaku diduga menggunakan sepeda motor sebelum meninggalkan tempat kejadian.

 

Korban Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

 

Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sehat Tanjung Morawa. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

 

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi sebelum dimakamkan.

 

Kepala Desa Bangun Rejo, Misno, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Senin (19/10/2026). Ia mengatakan, korban bukan warga desanya, melainkan hanya melintas di wilayah tersebut.

 

“Korban ini bukan warga kita. Mereka cuma melintas di desa kita saja. Saya awalnya tahu dari Bhabin, dapat kabar langsung ke lokasi dan sudah ramai sekali. Mobilnya sudah dibawa tadi malam sama polisi. Tim identifikasi pun sudah turun juga,” ujar Misno.

 

Sementara itu, Lurah Tanjung Morawa Pekan, Haidi Harianto, membenarkan bahwa korban merupakan warganya.

 

“Jenazahnya masih di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk autopsi. Setelah selesai nanti baru dikebumikan,” kata Haidi.

 

Dugaan Motif Masih Diselidiki

 

Di tengah masyarakat, muncul dugaan bahwa peristiwa penembakan tersebut berkaitan dengan perselisihan antarkelompok organisasi kemasyarakatan (ormas). Namun, informasi mengenai dugaan keterkaitan tersebut belum terkonfirmasi dan belum dapat dipastikan sebagai motif penyerangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *