Daerah

Dihadiri Pejabat, Tokoh dan Ulama, Yayasan Rumah Bunda Mulia Riau Resmi Diluncurkan Di Tengah Suasana Khidmat 

64
×

Dihadiri Pejabat, Tokoh dan Ulama, Yayasan Rumah Bunda Mulia Riau Resmi Diluncurkan Di Tengah Suasana Khidmat 

Sebarkan artikel ini

Perkuat gerakan kemanusiaan, RBM Riau dan RBM Pekanbaru salurkan santunan kepada anak yatim dan bunda tangguh.

Sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan ulama menghadiri peluncuran Yayasan Rumah Bunda Mulia Riau dan RBM Pekanbaru di Gedung Mangku Ratu, Pekanbaru, Ahad (18/10/2026)(Ist)

PEKAN BARU | TERITORIAL24.COM – Yayasan Rumah Bunda Mulia (RBM) Riau dan RBM Pekanbaru resmi diluncurkan pada Ahad, 18 Oktober 2026, di Gedung Mangku Ratu, Jalan Kerinci, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru. Yayasan ini diharapkan menjadi wadah kepedulian sosial bagi anak yatim dan bunda tangguh yang membutuhkan dukungan.

Peluncuran tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, anggota legislatif, tokoh masyarakat, dan ulama.

Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian pelantikan pengurus, penyampaian pesan kemanusiaan, doa bersama, serta penyaluran santunan.

Pengurus Dilantik, Perkuat Gerakan Kemanusiaan

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Tengku Arifin, SE, MM; Kepala Dinas DP3AP2KB Hj. Farida, SH, MH; serta Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Junaidi yang hadir mewakili Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, ST, M.Arch.

Hadir pula Anggota DPR RI Dapil Riau I H. Hendry Munief, SE, Ak, MBA; Anggota DPD RI asal Riau KH. Moh Mursyid, M.Pd, yang juga menjabat Ketua PW Ikadi Riau; serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau H. Ahmad Tarmidzi, Lc, MA.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Muh. Taufik HS, S.Ag, CWC. Doa dipanjatkan agar masyarakat Indonesia senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT dan berbagai musibah yang melanda negeri ini segera berakhir(Ist)

Pelantikan pengurus RBM Riau yang diketuai Kasmidar, S.Pd, bersama pengurus RBM Pekanbaru dipimpin langsung oleh Ustadzah Latifah Abdul Shomad.

Dalam sambutannya, Ustadzah Latifah menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya RBM Riau.

Ia berharap yayasan tersebut mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dermawan, dan lembaga swadaya masyarakat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Bencana-bencana ini mengetuk hati kita agar senantiasa peduli terhadap anak yatim dan bunda tangguh. RBM harus bergerak bersama, berkolaborasi dengan perangkat pemerintah, ormas keagamaan, pejabat publik, para aghniya atau dermawan, serta NGO,” ujar Ustadzah Latifah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *