TERITORIAL24.COM, MEDAN — DPRD Kota Medan meminta direksi baru Perusahaan Umum Daerah (PUD) yang tengah diseleksi Pemerintah Kota Medan agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membenahi berbagai persoalan di tubuh perusahaan daerah tersebut.
Anggota Komisi III DPRD Medan, Hj. Sri Rezeki AMd, mengatakan saat ini Pemko Medan sedang membuka seleksi direksi untuk tiga perusahaan daerah: PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH).
Posisi yang diperebutkan meliputi Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Umum dan Keuangan/SDM, serta Direktur Pengembangan.
“Kita berharap direksi yang terpilih nanti mampu membawa perubahan dan mencapai target peningkatan PAD. Selama ini kinerja PUD belum maksimal, bahkan ada yang justru membebani keuangan daerah,” ujar Sri Rezeki kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).
Politikus PKS itu menilai banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan direksi baru, mulai dari perbaikan manajemen hingga inovasi bisnis.
Ia juga menyoroti adanya indikasi kebocoran PAD di sejumlah PUD. “Perusahaan daerah butuh manajemen yang profesional dan transparan. Proses seleksi pun harus bersih dari muatan politik,” tegasnya.
Sri memaparkan sejumlah persoalan di masing-masing PUD. Di PUD Pasar, ia menyoroti kasus sewa lahan eks Pasar Aksara yang tidak transparan serta dugaan pungutan liar di sejumlah pasar.
Di PUD Pembangunan, persoalan kinerja direksi berdampak pada pengelolaan Medan Zoo yang dinilai belum optimal.
Sementara PUD RPH terus merugi dan menghadapi masalah limbah serta persaingan dengan pemotongan hewan ilegal.
“Ini PR besar bagi direksi baru. DPRD akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja mereka agar rencana kerja berjalan baik dan target PAD tercapai,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan itu.(Anggi)












