Ia menyebut, teknologi tidak akan sepenuhnya menggantikan peran manusia, khususnya dalam membangun nilai kemanusiaan dan perdamaian.
“Generasi muda harus mampu menjadi agen perdamaian di tengah kondisi global yang dinamis. Jadilah contoh yang baik dan inspiratif bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kesuksesan tidak terlepas dari doa dan restu orang tua. Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam setiap langkah meraih prestasi.
“Tidak ada langkah yang lebih baik selain ridho orang tua. Jika kelak meraih kemenangan, tetaplah rendah hati dan terus belajar karena tantangan dan godaan akan selalu ada,” ungkapnya.
Rifani sendiri dinilai memiliki potensi besar, termasuk kemampuan menjawab pertanyaan secara spontan yang menunjukkan kesiapan sebagai duta generasi muda.
Dengan dukungan penuh dari Pemko Medan, diharapkan Rifani mampu mengharumkan nama Kota Medan serta membawa pesan positif tentang literasi, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan generasi muda di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Medan agar saya dapat memberikan yang terbaik,” tutup Rifani.(Anggi)












