TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI– Musibah bisa datang kapan saja, namun di balik duka selalu ada tangan-tangan yang tulus mengulurkan bantuan.
Begitulah yang terlihat di Desa Naga Kesiangan, ketika FPI Tebing Tinggi hadir bukan hanya membawa santunan, tetapi juga semangat kebersamaan untuk menguatkan keluarga Ibu Lastri yang rumahnya luluh lantak dilalap api.
Pada Rabu (27/8), rombongan pengurus Front Persaudaraan Islam (FPI) Kota Tebing Tinggi mendatangi tempat tinggal sementara keluarga Ibu Lastri.
Saat ini, ia bersama anak-anaknya menumpang di rumah warga setelah kediamannya hangus terbakar beberapa waktu lalu.
Kedatangan FPI diawali dengan kegiatan makan bersama menggunakan nasi bungkus.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghibur keluarga korban agar tetap tabah dan tidak larut dalam kesedihan.
Ketua FPI Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Chaniago, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sabar dan ikhlas dalam menerima setiap ujian dari Allah SWT.

“Apapun keadaan hari ini harus kita jalani dengan ikhlas dan sabar. Jangan terlalu bersedih, karena masih banyak saudara kita yang penderitaannya jauh lebih berat, seperti di Palestina yang rumahnya dibombardir dan hidup tanpa makanan serta bantuan. Semoga kita bisa mengambil hikmah dan tetap tabah menghadapi cobaan ini,” ucapnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Amin Khan menambahkan bahwa segala musibah merupakan bagian dari takdir Allah SWT.
“Mari kita jadikan musibah ini sebagai pengingat untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. InsyaAllah dengan taubat dan amal saleh, kita akan dipertemukan kembali di surga-Nya,” tuturnya.
Acara berlanjut dengan penyerahan donasi tahap kedua sebesar Rp 2.270.000, yang merupakan hasil sumbangan dari berbagai pihak, termasuk FPI Tebing Tinggi, Persada 212, Majelis Taklim Persaudaraan Islam (MTPI), Komunitas Ngopi Yok, serta para donatur yang menyalurkan bantuan melalui FPI.
Ibu Lastri penerima bantuan tampak haru dan menyampaikan rasa syukur.












