TERITORIAL24.COM,SERDANG BEDAGAI – Alih-alih memberikan klarifikasi yang benderang bak lampu taman, Kepala SMAN 1 Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Mangarap Simanjuntak, justru memilih jalan sunyi yang memicu tanda tanya.
Pasca-mencuatnya dugaan miring terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di instansinya, akses komunikasi dengan awak media mendadak putus total. Nomor WhatsApp Tim Media diblokir.
Sikap defensif ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat: Apakah klaim “sudah bersih” yang sempat diucapkannya hanya sekadar tameng, atau memang ada “tangan tak terlihat” yang melindunginya?
Jurus Blokir dan Tameng Inspektorat
Sebelumnya, Tim Investigasi Media/LSM mengendus sejumlah aroma tak sedap dalam pengelolaan keuangan di sekolah tersebut.
Mulai dari selisih anggaran yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dugaan pelanggaran batas pembayaran honor, hingga indikasi rekayasa data jumlah siswa.
Saat dikonfirmasi di awal, Mangarap sempat berkilah bahwa sekolahnya sudah diperiksa Inspektorat dan dinyatakan bersih.
Ia bahkan meminta komunikasi dilakukan secara konvensional dengan datang langsung ke sekolah.
Namun, setelah berita naik cetak dan menjadi sorotan, respons yang diberikan justru berupa pemblokiran kontak.
“Tindakan menutup diri dan memblokir ruang informasi ini justru memperkuat indikasi bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan rapat-rapat dari publik,” ungkap salah satu anggota tim investigasi.
Gaya menghindar yang dinilai kurang elok ini memicu dugaan bahwa sang Kepala Sekolah merasa “di atas angin” karena disinyalir memiliki hubungan khusus atau perlindungan dari oknum pejabat tertentu di tingkat daerah.
“Rekor” 12 Tahun Menjabat, Cabdis Janji Bakal Rotasi
Selain persoalan transparansi anggaran, publik juga menyoroti masa bakti Mangarap Simanjuntak yang tergolong “sangat betah” memimpin SMAN 1 Tebing Tinggi.
Catatan yang dihimpun menunjukkan ia telah menduduki kursi kepala sekolah di lokasi yang sama selama lebih dari 12 tahun—sebuah durasi yang melampaui batas periodisasi standar pada umumnya.












